Apakah Benar Yusuf Dijadikan Mumi saat Mati?

Apakah Benar Yusuf Dijadikan Mumi saat Mati?

Claudia Jessica Official Writer
572

Kejadian 50: 26 menulis bahwa mayat Yusuf dirempah-rempahi dan ditaruh dalam peti mati.

Kemudian hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah benar mayat Yusuf dijadikan mumi seperti tradisi orang Mesir kuno?

 

Jika kamu lebih suka menonton, saksikan kisah Yusuf dengan klik di sini.

 

Kisah Yusuf di Mesir dan Fakta Sejarah

Menurut David M. Rohl, seorang Egyptology atau ahli budaya Mesir dari Britania Raya, memperkirakan bahwa Yusuf menjadi orang nomor dua di Mesir pada zaman pemerintahan Raja Amenemhet III (firaun pada masa dinasti ke-12 Mesir Kuno).

Rohl menemukan jejak-jejak masuknya orang-orang proto-Israel (cikal bakal bangsa Israel) ke Mesir pada akhir Dinasti ke-12 Mesir, yang diikuti oleh munculnya pemukiman orang-orang dari Asia (Palestina) di Afrika (Mesir), yaitu di kota Avaris di Delta Nil pada zaman Raja Amenemhet III, yang dianggapnya adalah tempat tinggal Yakub dan keluarganya.

Dalam buku yang ditulis David M. Rohl berjudul "Pharaohs and Kings" Ditemukan bangunan dengan 3.000 kamar. Tiga departemen regional didirikan untuk mengawasi pekerja pertanian dan penyimpanan bahan pangan guna dibagikan kepada masyarakat Mesir selama periode kelaparan.

Hal ini sesuai dengan yang dituliskan Alkitab dalam Kejadian 41: 35-36.

 

Tradisi Mumi di zaman Mesir kuno

Bagi masyarakat Mesir kuno, kematian adalah awal perjalanan yang baru di alam baka. Arwah orang-orang yang meninggal tidak akan bahagia di alam baka jika tidak bisa memasuki tubuh mereka terlebih dahulu. Karena itu jenazah akan diawetkan menjadi mumi dengan jalan pembalseman.

 

Baca juga: Bagaimana Yusuf Bisa Menolak Godaan Istri Potifar?

 

Raja-raja Mesir kuno dianggap akan menjadi dewa ketika meninggal. Oleh karena itu ruang-ruang makam para raja dipenuhi harta karun tak ternilai dan karya seni. Sementara itu rakyat biasa dipercaya akan hidup abadi bersama leluhur di alam baka dan makamnya hanya diisi kebutuhan dasar seperti makanan, kosmetik, dan sedikit perhiasan.

Dari hasil penelitian para arkeolog menemukan beberapa mumi para Firaun, diantaranya adalah Raja Ramses II atau Ramesses the Great, firaun Mesir yang meninggal pada tahun 1213 SM di usia sekitar 90 tahun, dan muminya ditemukan pada tahun 1881. Lalu ada mumi Firaun Tutankhamun yang adalah salah satu raja Mesir periode 1300-an SM. Sarkofagus Tutankhamun ditemukan oleh arkeolog Inggris bernama Howard Carter pada 3 Januari 1924.

 

Apakah Yusuf ikut dijadikan Mumi?

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami