Terjadi Penembakan, Trump Segera Diungsikan

Terjadi Penembakan, Trump Segera Diungsikan

Claudia Jessica Official Writer
337

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diungsikan di tengah konferensi pers akibat penembakan yang terjadi di luar Gedung Putih.

Di tengah briefing yang sedang dilakukannya, seorang anggota Secret Service (Dinas Rahasia) tiba-tiba menyelak ucapan Trump dan berbisik untuk meminta Trump keluar dari ruangan tersebut.

Diikuti oleh para stafnya, termasuk Menteri Keuangan Steve Munchin serta Direktur Lembaga Manajemen dan Anggaran Russ Vought, Predisen Donald Trump meninggalkan ruangan jumpa pers.

Semua pintu ruangan jumpa pers, yang masih dipenuhi dengan wartawan pun dikunci.

Namun selang beberapa menit kemudian, Trump kembali ke hadapan media dan mengumumkan bahwa seseorang telah ditembak oleh Secret Service.

"Aparat penegak hukum menembak seseorang, sepertinya sang tersangka. Dan saat ini tersangka sedang dibawa ke rumah sakit," ujarnya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.


Baca juga: 

Pemimpin Gereja Shincheonji yang Sebarkan Virus di Korsel Ditangkap Karena Tuduhan Ini…

Wujudkan Kesetaraan Gender, Paus Angkat 6 Wanita Jadi Petinggi Keuangan Vatikan


Disaat yang sama, Secret Service mengumumkan seseorang telah ditembak di luar halaman Gedung Putih melalui twitter.

<embed>

"Dinas rahasia mengonfirmasi telah terjadi penembakan yang melibatkan petugas di 17th Street dan Pennsylvania Ave."

Lokasi tersebut berjarak satu blok dari Gedung Putih.

Ditambahkan kemudian, "Seorang pria dan seorang petugas USSS dibawa ke rumah sakit setempat.”

Trump mengaku tidak tahu identitas atau motif orang yang ditembak tersebut.

"Mungkin saja tidak ada hubungan apa-apa dengan saya," katanya.

Tapi ketika ditanya apakah orang itu bersenjata, Trump menjawab: "Dari yang saya ketahui, jawabannya adalah ya".

 "Saya tidak yakin ada yang diterobos, mereka relatif jauh," tambahnya.

Saat kembali ke podium, Trump tampak tenang.

"Sayang sekali bahwa inilah dunia, namun dunia akan selalu menjadi tempat berbahaya," tandasnya.

Lalu Trump juga memuji Secret Servie sebagai "orang-orang fantastis, yang terbaik dari yang terbaik."

"Saya merasa sangat aman dengan Dinas Rahasia. Banyak orang hebat yang siap bertugas jika diperlukan," tambahnya.

Dikutip dari AFP, kejadian bermula saat anggota keamanan presiden Secret Service melihat gelagat aneh seseorang yang mendekati Gedung Putih dengan membawa senjata di area 17th Street dan Pennsylvania Avenue. Dalam tweet disebutkan bahwa salah seorang petugas lalu terlibat penembakan di lokasi.

Belum ada keterangan resmi siapa pelaku. Tapi pelaku sempat dibawa ke rumah sakit karena tertembak Secret Service.


Baca juga: Lagi Asyik Pemotretan, Pengantin Ini Bersyukur Selamat Dari Hantaman Ledakan Gas Beirut


Akibat ini, sebagian jalan di sekitar Gedung Putih telah diblokir. Sejumlah polisi dan kendaraan resmi lainnya berkumpul di sudut lokasi.

Apapun maksud dibalik penembakan ini, kita berharap agar tidak terjadi kericuhan di Amerika Serikat.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami