Lagi Asyik Pemotretan, Pengantin Ini Bersyukur Selamat Dari Hantaman Ledakan Gas Beirut

Lagi Asyik Pemotretan, Pengantin Ini Bersyukur Selamat Dari Hantaman Ledakan Gas Beirut

Lori Official Writer
505

Seorang fotografer pernikahan asal Beirut, Libanon mengunggah detik-detik ledakan gas amonia di Pelabuhan Beirut tempo hari. Dari unggahan video fotografer bernama Mahmoud Nakib itu tampak bagaimana dia dan sepasang pengantin yang sedang melakukan pemotretan pada akhirnya selamat dari hantaman ledakan besar itu.

Dia sendiri bercerita bahwa video itu direkam ketika pengantin wanitanya Israa Seblani sedang berpose dengan gaun dan kerudung putih besar itu di depan gedung di sekitar Pelabuhan Beirut beberapa saat sebelum ledakan menggelegar dan menghancurkan seluruh pelabuhan.

Sebagaimana disampaikan, saat itu sang fotografer sedang mengambil foto Seblani dengan pose manisnya untuk pernikahan mereka. Namun, saat pengambilan foto dan video itulah, suara ledakan terdengar dan menghantam sekitar lokasi mereka berada.

Ledakan mengejutkan itupun membuat Seblani dan semua tim yang terlibat bergegas menyelamatkan diri.

"Aku terkejut, aku bertanya-tanya apa yang terjadi, apakah aku akan mati? Bagaimana mungkin aku mati?" ungkapnya.

Video yang ditangkap Nasib pun menunjukkan bagaimana pecahan kaca dan puing-puing terhempas ke arah mereka. Seblani pun tampak berlari bersama calon suaminya Ahmad Subeih ke tempat yang lebih aman. Mereka bahkan belum tahu apa yang terjadi saat itu sampai akhirnya berita ledakan jadi berita internasional.

Ada banyak korban meninggal dan luka-luka akibat kejadian itu. Namun untungnya, Seblani dan seluruh kru yang bekerja untuk pemotretan pernikahannya selamat.

“Kami pergi melihat sekitar dan keadaannya sangat menyedihkan, kerusakannya dan suara ledakan itu tidak bisa dijelaskan. Kami masih shock…Aku belum pernah mendengar sesuatu yang mirip dengan suara ledakan itu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Seblani adalah seorang dokter yang bekerja di Amerika Serikat. Dia pun segera berkeliling ke lokasi kejadian untuk memeriksa luka para korban.

Kejadian inipun membuat Seblani berencana untuk melangsungkan pernikahan di tempat lain.


Baca Juga: Ledakan Lebanon, Penyebabnya dan Respon Penanganan Korban


Secara pribadi Seblani mengaku begitu bersyukur kepada tuhan karena mereka selamat dari ledakan itu. Dia menilai jika masih tetap hidup adalah alasan untuk tetap optimis dan menemukan kebahagiaan di momen pernikahan mereka.

“Ada banyak kerusakan, banyak orang tewas dan luka-luka. Tapi juga kalau aku menarik kepada diriku sendiri, calon suamiku, fotografernya, bagaimana kami selamat tanpa luka, aku bersyukur kepada Tuhan karena Dia sudah melindungi kami,” terangnya.

Sementara sebagai informasi, lokasi ledakan yang dikonfirmasi berasal dari gas amonia itu berada tepat di tepi laut Pelabuhan Beirut. Pelabuhan ini sendiri dipenuhi dengan restoran dan tempat hiburan setempat. Di bagian timur terdapat perumahan penduduk yang sebagian besarnya adalah Kristen. Sayangnya, lokasi itupun ikut meledak dan sudah rata dengan tanah.

Peristiwa inipun mengundang kemarahan dari seluruh warga Libanon. Mereka menuntut dalang dari ledakan tersebut dan menyalahkan kenapa gas amonium tersebut harus disimpan dengan tidak aman selama bertahun-tahun di pelabuhan.

Perdana Menteri Libanon, Hassan Diab pun angkat bicara dan berjanji akan mengungkap kasus ini sampai selesai.

“Sebagai kepala pemerintahan, saya tidak akan bersantai sampai kita menemukan pihak yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi, meminta pertanggungjawaban dan menerapkan hukuman paling serius terhadapnya,” kata Diab.

Sumber : Yahoo.com | Nytimes.com

Ikuti Kami