Wujudkan Kesetaraan Gender, Paus Angkat 6 Wanita Jadi Petinggi Keuangan Vatikan

Wujudkan Kesetaraan Gender, Paus Angkat 6 Wanita Jadi Petinggi Keuangan Vatikan

Lori Official Writer
293

Paus Frasiskus menunjuk enam wanita, termasuk mantan bendahara Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris, menjadi dewan pengawas keuangan Vatikan.

Pengangkatan petinggi baru dari kalangan wanita ini menjadi langkah serius Paus menepati janjinya untuk mewujudkan kesetaraan gender di lingkungan Gereja Katolik Roma.

Dari keenam petinggi baru ini, Paus telah menetapkan posisi masing-masing dimana mantan bendahara Pangeran Charles sejak tahun 2015-1027, Leslie Jane Ferrar sendiri memegang sejumlah peran non-eksekutif dan wali di Vatikan. Rekan senegaranya Ruth May Kelly, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan di Inggris pada tahun 2004-2008, diangkat sebagai Menteri Luar Negeri untuk Pendidikan dan Transportasi Vatikan. Sementara empat lainnya memiliki latar belakang di bidang bisnis, perbankan dan akademisi. Mereka juga akan berfungsi sebagai anggota dewan sinode Para Uskup yang bertugas untuk mempersiapkan berbagai pertemuan besar bagi pemimpin Gereja Katolik.

Bagi Vatikan, ini adalah pengangkatan petinggi dari kalangan wanita terbanyak dalam sejarah.

Di Dewan Ekonomi Vatikan sendiri posisi diduduki oleh semua laki-laki di 15 jabatan. Koordinatornya diduduki oleh seorang kardinal dan 14 pos lainnya dibagi rata kepada anggota ulama dan dari kaum awam. Di posisi kaum awam ini pun diisi oleh tujuh anggota, dimana enam diantaranya wanita dan satu pria. Keenam wanita yang mengisi posisi ini diantaranya berasal dari Inggris, Spanyol dan Jerman. Dan satu-satunya posisi pria diduduki oleh orang Italia.


Baca Juga:

Mantan Paus Benediktus XVI Sakit Parah dan Suaranya Hampir Tidak Terdengar

 

Paus Larang Imam Katolik Pungut Biaya Nikah dan Pemakaman


Seperti diketahui, Paus Fransiskus telah membentuk Dewan Ekonomi Vatikan sejak tahun 2014 lalu sebagai badan internasional untuk mengawasi keuangan Vatikan yang sering bermasalah. Menyusul pandemi yang telah banyak menimbulkan penurunan drastis terhadap keuangan Vatikan, Paus pun berharap keenam petinggi wanita sudah mulai bekerja untuk melakukan langkah pengendalian seluruh biaya yang berjalan melalui bank resmi Gereja Katolik Roma.

"Enam wanita itu adalah kuota yang cukup besar. Tapi yang terpenting di sini adalah enam wanita ini adalah bagian dari kelompok yang pada dasarnya mengawasi semua kegiatan keuangan Vatikan, jadi jelas itu adalah kelompok tingkat atas yang cukup," kata Joshua McElwee, koresponden Vatikan untuk National Catholic Reporter.

Dia juga menegaskan bahwa mereka akan tetap bekerja di bawah kepemimpinan Paus Fransiskus. “Dewan Ekonomi adalah dewan pengawasan untuk semua keuangan di Vatikan, dengan satu-satunya kedudukan tertinggi adalah Paus Fransiskus,” terangnya.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami