Beda Usia, Beda Juga Asupan Gizinya. Ayo Cek Asupan Gizi Kalian Berdasarkan Usia

Beda Usia, Beda Juga Asupan Gizinya. Ayo Cek Asupan Gizi Kalian Berdasarkan Usia

Claudia Jessica Official Writer
543

Berapapun usiamu, baik muda atau dewasa, tetap harus mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Kebutuhan gizi yang setiap orang butuhkan berbeda.

Makanan rendah kalori, rendah garam, rendah gula, serta tinggi serat harus menjadi pilihan setiap hari. Tidak lupa juga untuk mengosumsi protein, fokuskan pada sumber protein yang sehat, konsumsi buah dan sayuran aneka warna dan asupan lemak sehat dari alpukat, minyak zaitun atau ikan.

Namun, ada hal-hal khusus yang harus lebih diperhatikan setiap dekade. Selain oleh usia, kebutuhan ini juga dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas sehari-hari.

Kebiasaan pola makan yang kamu miliki akan bertahan sampai kapanpun, jadi jagalah asupan dan pola makanmu, buatlah kebiasaan yang baik.

1. Usia 20an

Selama menginjak usia 20-an, berikut ini adalah catatan asupan yang perlu diperhatikan:

- Kalsium, usia 20-an merupakan tahun-tahun tpuncak pembentukan tulang. Sebaiknya, beri tubuh asupan kalsium baik dari produk susu ataupun makanan fortifikasi.

- Makanan penyeimbang hormon, blueberries, yogurt, gandum, dan kenari baik untuk dikonsumsi di usia 20an. Ini dapat menyeimbangkan hormon agar tubuh lebih terhidrasi

- Hindari diet, memangkas berat badan dalam waktu singkat bukanlah hal yang mudah. Ditambah lagi dengan diikuti oleh kenaikan berat badan.

- Kacang-Kacangan, baik dikonsumsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Ini juga mencegah penyakit osteoporosis di usia tua.

- Cukupi kebutuhan zat besi. Perempuan usia muda kerap menghadapi persoalan kekurangan zat besi. Cukupi asupan zat besi dengan mengonsumsi daging merah, biji-bijian, sayuran hijau dan sereal fortifikasi.

- Karbohidrat kompleks, di usia 20an kamu memerlukan nutrisi penting. Karbohidrat kompleks seperti kentang dan beras merah menjadi pilihan terbaik untuk masa-masa aktif di usia ini.

2. Usia 30-an

Usia 30-40 bisa dibilang tahun-tahun yang sibuk. Orang-orang mulai meyeimbangkan kehidupan karier dan keluarga. Dalam usia ini banyak orang kesulitan untuk mendapatkan waktunya sendiri, makan makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup hingga waktu untuk berolahraga.

Mungkin kamu juga mulai mengalami kenaikan berat badan secara signifikasan, perhatikan hal-hal berikut ini:

- Selain makan besar 3 kali sehari, untuk menjaga asupan energi, sediakan juga kudapan disela makan besar. Ingat, usahakan untuk memakan kudapan yang sehat.

- Sediakan waktu untuk olahraga dan tidur yang cukup. Meskipun sulit, setidaknya tetap luangkan waktu 10-20 menit untuk berolahraga dan tidur selama 7-8 jam. Kedua kebiasaan ini dapat membantu menjaga berat badan sekaligus mencegah stres.


Baca juga:

Susah Mulai Pola Makan Sehat? Yuk Ikuti 5 Tips dari Ahli Gizi Ini

Jangan Salah Pilih Camilan. Pilih Camilan Yang Sehat dan Bergizi Seperti Dibawah Ini Saja!


3. Usia 40-an

Di usia 40-an, biasanya hidup sudah mulai lebih teratur. Anak semakin besar dan mandiri, juga karir pun mulai stabil. Tetap luangkan waktu untuk berolahraga meskipun aktivitas fisik bukan lagi jadi prioritas.

- Perhatikan asupan kalori, dan perhatikan juga asupan lemak dan karbohidrat rafinasi karena metabolisme mulai menurun secara alami di usia 40-an.

- Jaga otot, massa otot tubuh berkurang secara alami tetapi kamu maish bisa berolahraga dan konsumsi protein untuk menjaga kepadatan otot.

- Di usia 40-an dan memiliki anak kerap membuat kamu mengkonsumsi makanan yang sesuai dengan selera anak, namun tidak cocok untukmu. Tetaplah kembali pada pola makan sehat ya. Atur lagi pola makanmu dan buat masukkan sayuran serta buah dalam menu harianmu. Tidak lupa untuk atur asupan gula dan garam juga ya.

Nah itu dia asupan gizi seimbang yang sesuai dengan usia. Jadi, jagalah pola makanmu sesuai dengan gizi yang dibutuhkan ya. Jangan sampai kelebihan apalagi kekurang. Keep healthy JCers.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami