Lori Mora

Official Writer
833


Perjalanan Paus Fransiskus ke ibukota Rabat, Maroko pada 30-31 Maret 2019 lalu membuahkan kabar sukacita. Ceritanya, pertemuan Paus dengan Raja Maroko Mohammed VI menghasilkan kesepakatan tentang dukungan kedua belah pihak terhadap status quo kota suci Yerusalem.

Pada hari Sabtu (30/3) lalu, keduanya telah menandatangani deklarasi ‘Permohonan untuk Yerusalem’. Di dalam deklarasi ini mereka menyerukan supaya Yerusalem tetap dilestarikan sebagai ‘rumah damai bagi tiga agama samawi (Kristen, Islam dan Yahudi)’.

“Kami menganggap penting melestarikan Kota Suci Yerusalem/ Al-Quds Acharif sebagai warisan bersama umat manusia dan khususnya bagi ketiga agama monoteistik, sebagai tempat pertemuan dan sebagai simbol koeksistensi damai, dimana (semua umat) saling menghormati dan dialog bisa dipupuk,” demikian isi dari deklarasi tersebut.

Selain itu, deklarasi tersebut juga menekankan pada kebebasan akses penuh bagi orang Yahudi, Muslim dan Kristen dan jaminan hak bagi mereka untuk beribadah.

Baca Juga :

Paus Fransiskus Sebut Internet Bertujuan Baik Jika Dipakai Dengan Cara Ini…

Melampaui Batas, Paus Fransiskus Desak Tindakan Nyata Kasus Pelecehan Seksual Anak

Sementara Paus Fransiskus menegaskan kalau setiap agama punya peranan penting dalam membela dan mempromosikan perdamaian, keadilan dan kepedulian terhadap ciptaan.

"Yerusalem adalah rumah kita bersama,” katanya.

Selain membicarakan soal Yerusalem. Kunjungan Paus ke negara mayoritas Muslim Sunni itu begitu berkesan. Karena dia bisa menyaksikan bagaimana para pemimpin Muslim di negara tersebut bekerja untuk mempromosikan bahwa Islam adalah agama yang menghormati perbedaan dan menolak kekerasan dan fundamentalisme.

“Kenapa Tuhan mengijinkan begitu banyak agama?” tanya Paus. “Para teolog skolastik merujuk pada ‘kehendak permisif’ dari Tuhan. Tuhan berkeinginan untuk mengijinkan kenyataan bahwa ada banyak agama (di dunia),” terangnya.

Setelah itu, dia juga mengajak supaya baik Katolik dan Muslim tak perlu takut akan adanya perbedaan karena Tuhan sendirilah yang mengijinkannya.

“Kita harusnya takut kalau kita tidak bekerja dalam persaudaraan dan tidak berjalan beriringan dalam kehidupan,” tandasnya.

Mari terus berdoa dan mendukung supaya perdamaian benar-benar terjadi di Yerusalem. Sehingga tak ada lagi ketegangan bahkan perang atas nama agama. 

Sumber : Reuters.com/Catholicnewsagency.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bestina 123 1 April 2020 - 06:38:40

Apa arti Tuhan mengindahkan Elkana dan Hana

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:45:14

Cara bebas utang kartu kredit

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:44:30

Cara bebas utang

0 Answer


Dans Beem 23 March 2020 - 22:36:34
Dsni saya memohon agar abang saya di doain, untuk ... more..

Nining Bella 23 March 2020 - 01:52:16
shallom saudara seiman,..saat ini keluargaku terli... more..

Edward Harjono 17 March 2020 - 22:54:24
Dukung doa anak saya Evan spy komitment dalam renc... more..

adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

Banner Mitra Maret Week 2


7270

Banner Mitra april Week 2