Pikirkan Masa Depan Anak, Jadi Alasan Kim Jong Un Untuk Denuklirisasi Korea Utara

Internasional / 25 February 2019

Pikirkan Masa Depan Anak, Jadi Alasan Kim Jong Un Untuk Denuklirisasi Korea Utara
Sumber: REUTERS
Puji Astuti Official Writer
3516

Pada waktu dekat ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan bertemu kembali dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Vietnam. Salah satu alasan kuat Kim Jong Un untuk melanjutkan pembicaraan damai dan denuklirisasi menurut seorang mantan perwira CIA adalah anak-anaknya.

"Saya adalah seorang ayah dan seorang suami. Saya memiliki anak," demikian pernyataan Kim Jong Un yang dibuka oleh Andrew Kim.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kim Jong Un saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo di Pyongyang pada April 2018 lalu. Andrew Kim yang merupakan pendiri Pusat Misi Korea mendampingi Pompeo pada pertemuan tersebut.

"Dan saya tidak ingin anak-anak saya menanggung beban senjata nuklir di sepanjang hidup mereka," jelas Kim, seperti yang dirilis oleh Kompas.com pada Minggu (24/2/2019).

Baca juga : 

Kejutan Dari Korea Utara, Kim Jong Un Undang Paus Fransiskus Berkunjung Ke Pyongyang

'Kristen Bukan Musuhmu,' Inilah Pesan Graham Soal Pertemuan Trump Dan Kim Jong Un
Kim Jong Un akhirnya bertemu dengan Donald Trump di Singapura pada Juni 2018 lalu dan akan melanjutkan pembicaraan dengan Trump di Vietnam dalam waktu dekat ini. Saat ini Kim Jong Un telah berangkat menggunakan kereta lapis baja menuju Vietnam.

Setiap ayah atau orangtua pasti ingin masa depan yang baik bagi anak-anaknya, tidak terkecuali Kim Jong Un. Korea Utara telah lama mengalami embargo ekonomi, rakyat banyak yang mengalami penderitaan, diharapkan dengan pertemuan Kim dan Trump akan membawa perubahaan positif bagi negeri itu.

Mari berdoa untuk Korea Utara dan pertemuan Kim dan Trump, agar negeri itu mengalami pemulihan dan kuasa Tuhan bekerja di tengah-tengah bangsa itu. 

Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?