Patung Yesus Di Papua Setinggi 33,3 Meter Ini Tak Jadi Dibangun, Apa Ya Alasannya?

Nasional / 14 January 2019

Patung Yesus Di Papua Setinggi 33,3 Meter Ini Tak Jadi Dibangun, Apa Ya Alasannya?
Sumber: http://cdn2.tstatic.net/manado/foto/bank
Inta Official Writer
6445

Proyek pembangunan patung Yesus setinggi 33,3 meter yang semula akan dijadikan sebagai salah satu ikon pariwisata dihentikan. Hal ini disampaikan langsung oleh pihak Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Girius One Yoman.

Patung Yesus yang berdiri di tanah seluas dua hektar ini terletak di Pantai Base-G, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Girius menjelaskan kalau penghentian proyek pembangunan ini karena permasalahan hak ulayat di lokasi yang tidak juga selesai.

"Bukan salah pemerintah, tetapi selalu ada pemalangan sehingga kami untuk berhenti dan nampaknya (ikon patung) tidak bisa turut menyemarakkan pelaksanaan PON XX pada 2020 di Papua sebagai salah satu tempat wisata," kata Girius, Sabtu (12/1), dikutip dari CNN Indonesia.

(Gambar di atas merupakan patung Yesus yang ada di Manado)

Girius berpendapat kalau permasalahan utamanya ada pada adat masyarakat setempat yang saling klaim soal hak ulayat di kawasan tersebut. Padahal, dari pihak pemerintah sudah siap membangun.

"Masalah pembebasan lahan di lokasi pembangunan patung Yesus sudah dibayarkan kepada pemilik hak ulayat, namun masih ada pihak lain yang komplain," ucapnya.

Akibatnya, anggaran pembebasan lahan tidak lagi masuk dalam daftar di tahun 2019 dan pembangunan pun dihentikan.

Baca juga: Dinding Masjid dan Gereja Di Jakarta Saling Menempel, Ini Rahasia Dua Umat Bisa Beriringan

Padahal, kalau ikon patung bisa dibangun dengan baik, ini akan menambah pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat, mengingat awal dari pembangunan patung Yesus ini adalah sebagai tempat wisata bagi kontingen PON XX yang hendak berwisata.

Materi yang akan digunakan untuk pembangunan dipesan dari luar Papua. Pihak pemerintah pun sudah melakukan kajian terhadap patung Yesus lain, seperti di Brazil, Timor Leste, juga Spanyol.

Tidak hanya bertujuan untuk pariwisata, pembangunan patung Yesus ini juga bisa digunakan sebagai tempat Kebaktian Kebangunan Rohani, atau kegiatan kekristenan lainnya, sehingga para wisatawan bisa datang sambil berwisata rohani.

 

Sumber : cnn
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?