Menyedihkan! Pria Ini Tega Usir Istri dan 4 Anaknya Karena Percaya Yesus

Internasional / 29 November 2017

Menyedihkan! Pria Ini Tega Usir Istri dan 4 Anaknya Karena Percaya Yesus
Sumber: Christianpost.com
Lori Official Writer
10644

Sebagai keluarga yang berasal dari agama mayoritas di negara bagian Haryana, India Utara, seorang pria bernama Ramesh Kumar menjadi geram ketika mendapati istri dan keempat anaknya malah percaya Yesus. Tak terima dengan pilihan itu, pria inipun tega memukuli dan mengusir istri dan anak-anaknya.

Seperti dilaporkan Asosiasi Kristen Pakistan Inggris (BPCA), mereka harus mengalami kesulitan dalam hal keuangan dan berjuang untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari karena tetap menolak untuk meninggalkan keyakinan mereka.

Kumar dilaporkan menuntut supaya mereka berhenti mengikuti kegiatan agama sejak bulan Februari 2017 silam. Tapi istri dan anak-anaknya tetap bertahan dalam iman mereka.

Baca Juga : Gara-gara Doakan Orang Sakit, 6 Orang Kristen India Ini Dianiaya dan Dipenjara

Tak hanya mengusir keluarganya, Kumar juga berusaha membuat anak sulungnya, Neeraj kehilangan pekerjaan. Padahal, dia sudah berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dia menuduh keluarganya telah memaksanya untuk menghadiri ibadah gereja dan mengklaim anaknya pernah mengancam akan membunuhnya jika menolak masuk agama Kristen. Namun istri dan anak-anaknya dengan terang membantah tuduhan itu.

Pihak berwenang akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan perseteruan keluarga ini. Kumar sendiri bahkan mengajukan tuntutan bahwa orang-orang Kristen berusaha untuk memaksakan iman mereka.

Menyikapi tindakan Kumar, istri dan anak-anaknya menilai bahwa kejadian yang menimpa mereka justru adalah proses untuk memperkuat iman mereka. Mereka kokoh tak akan pernah meninggalkan iman sekalipun dalam kondisi sulit.

“Kami tidak akan berhenti pergi ke gereja karena kami tahu Yesus adalah Tuhan yang sejati yang sudah mati untuk kita,” ucap sang istri.

BPCA pun menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang menimpa keluarga ini. Kumar yang geram dengan pilihan keluarganya bahwa tak lagi mengakui mereka sebagai keluarga.

“Mereka dijadikan sasaran oleh seorang ayah yang terjebak dalam sikap religius yang sudah umum di India sejak kekuasaan rezim Modi (Narendra),” kata Wilson Chowdhry, kepala BPCA.

Tak hanya keluarga Kumar, BPCA juga mendapati ada banyak orang Kristen yang jadi korban tindakan diskriminasi agama di India. Untuk itulah BPCA membangun sebuah gerakan untuk mendukung orang-orang Kristen dan mengumpulkan data terkait kondisi orang-orang Kristen yang jadi korban kekerasan.

Baca Juga : Baru Semester Pertama, Penganiayaan Umat Kristen Meningkat Di India

Di artikel sebelumnya, kita bisa baca bagaimana ada sekitar 6 orang Kristen India yang dianiaya dan dipenjara hanya gara-gara mendoakan orang sakit. Tentu saja kita amat prihatin dengan kondisi yang mereka alami. Untuk itu mari terus berdoa untuk negara-negara yang rawan diskriminasi ini.

Sumber : Christiantimes.com/jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?