Baru Semester Pertama, Penganiayaan Umat Kristen Meningkat Di India

Baru Semester Pertama, Penganiayaan Umat Kristen Meningkat Di India

Mega Permata Official Writer
4864

Setidaknya sebanyak 134 insiden kekerasan terhadap umat Kristen di India meningkat di awal semester pertama 2016 saja, dibanding tahun 2014 dengan total 147 insiden dan 177 insiden terjadi di sepanjang tahun 2015 kemarin, menurut laporan independen.

Evangelical Fellowship of India’s Religious Liberty Commission (EFIRLC), mencatat kejadian kasus dari 1 Januari hingga 30 Juni termasuk hanya sebagian kecil dari kekerasan. Dari kasus-kasus besar kekerasan terhadap umat Kristen di seluruh 21 dari 29 wilayah bagian India menempatkan Uttar Pradesh dengan posisi ke 25, diikuti Madhya Pradesh 17 dan Chhattisgarh 15.

“Di Bastar, Chhattisgarh, agama fanatik menyerang gereja dan mencoba memaksa seorang pendeta dan istrinya yang sedang hamil dibakar setelah memukuli mereka di Tokapal di wilayah Bastar Chhattisgarh. Kemudian Pendeta dan istrinya berhasil melarikan diri walaupun mereka dipukuli dan sudah disiram dengan bensin. Para penyerang menghancurkan peralatan elektronik gereja,  selain itu memukul anak pendeta dan membakar semua kitab suci dan perlengkapan. First Information Report menyatakan para penyerang bersenjata lengkap dan bahkan mencoba membakar rumah pendeta tersebut,” jelas sebuah laporan setempat.

Kekerasan fisik, penangkapan atas tuduhan palsu dan aktifitas ibadah di gereja terhenti karena sering adanya kejahatan dengan serangan, merusak dan banyak ancaman. Diketahui satu orang telah dibunuh karena keimanannya.

Laporan dari EFIRLC ini didukung oleh fakta survei independen yang menunjukkan bahwa beberapa unit lokal dari Bajrang Dal, Vishwa Hindu Parishad, Akhil Bharatiya Vanvasi Kalyan Ashram dan Hindu ekstremis lainnya bergabung dengan Rashtriya Swayamsevak Sangh merupakan kelompok-kelompok sebagai otak dari kekerasan yang terjadi. 

Sumber : Christianheadlines.com/Jawaban.com

Ikuti Kami