Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
263


Belakangan ini istilah generasi micin jadi tren dikalangan anak muda atau generasi millennial. Istilah ini jadi bahan ledekan untuk menggambarkan perilaku anak-anak jaman sekarang yang terbilang aneh. Mulai dari selera, cara berpikir sampai cara berbicara.

Micin sendiri merupakan sebutan lain dari Monosodium Glutamat (MSG), yang merupakan garam natrium asam glutamate yang biasa dipakai sebagai bumbu penambah rasa pada makanan. Bahan yang satu bisa memberikan rasa gurih pada makanan.

Baca Juga : Ganti MSG dengan 4 Bahan Ini

Sayangnya, saat ini MSG mendapat pandangan buruk oleh masyarakat. Meskipun belum diketahui pasti alasannya, tapi banyak yang berpendapat bahwa pemakaian MSG yang sembarangan atau berlebihanlah yang menyebabkan efek negatif pada kesehatan. Diantaranya bisa menyebabkan kegemukan, gangguan jaringan pada otak, kerusakan hati, gangguan jantung, kerusakan pada lambung, gangguan otot, mati rasa dan alergi. Perubahan perilaku, sebagaimana yang dialami anak-anak jaman sekarang bahkan diyakini berasal dari pola makan sehari-hari yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan ber-MSG.

Hal ini bisa saja kita percaya karena semakin tingginya tingkat penderita kanker dan juga meningkatnya jumlah penderita penyakit langka belakangan ini. Itu sebabnya, banyak orang yang kemudian memutuskan untuk mengurangi pemakaian MSG dalam makanan mereka dan beralih ke makanan alami dan sehat.

Nah, biar nggak disebut generasi micin, beberapa pola makan ini patut kamu terapkan dalam keluarga, anak-anak maupun dirimu sendiri.

1. Kurangi mengkonsumsi makanan ringan yang mengandung MSG

Ada begitu banyak makanan ringan (snack) yang diberikan penambah rasa MSG yang tinggi. Misalnya, keripik-keripik kentang, ubi, dan jagung yang ditambah bumbu MSG.

Biasanya makanan semacam ini banyak digemari anak-anak sampai orang dewasa. Cita rasanya yang nikmat dan gurih memang cukup menggoda, tapi tetap saja kandungan MSGnya yang cukup tinggi hanya akan merusak kesehatan. Untuk itu, lebih baik berhenti mengkonsumsi makanan ringan sejenis atau kalau terasa cobalah menguranginya.

2. Ganti MSG dengan bumbu buatan sendiri untuk memasak

Masyarakat jaman sekarang memang pengennya praktis. Nggak terkecuali dalam hal memasak. Daripada repot harus buat bumbu masak sendiri, ada banyak ibu-ibu yang memilih bumbu MSG yang sudah jadi sebagai tambahan perasa. Tanpa disadari, kebiasaan ini justru bikin makanan yang dimasak jadi nggak sehat lagi.

Nah, supaya makanan yang kamu masak tetap sehat ada baiknya membuat bumbu masak sendiri yang lebih terjamin. Kamu yang mungkin butuh kaldu, bisa aja dibuat sendiri dengan menggunakan bahan dan bumbu yang segar.

3. Hindari jajan sembarangan

Ada banyak kasus kejahatan yang dilakukan lewat makanan. Seperti yang banyak ditemukan dari praktik kejahatan para pedagang kaki lima atau pedagang keliling, seperti tukang bakso, mie ayam, sate bakso, batagor dan sebagainya. Tahukah kamu kalau ternyata kebanyakan dari makanan ini dibuat dengan bahan MSG yang berlebihan? Bahan-bahan lain yang juga dipakai belum tentu adalah bahan pilihan yang sehat dan steril.

Karena itulah sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang dijajakan di sembarang tempat, termasuk tetap mengawasi anak-anak sekolahan yang juga suka jajan di sembarang tempat.

4. Batasi mengkonsumsi mie instan atau ramen instan

Salah satu perbedaan mie instan buatan Indonesia dengan buatan Korea atau China adalah kandungan bumbu didalamnya. Kalau mie instan Indonesia sendiri dibuat dengan kandungan MSG yang jauh melampaui standar pemakaian yang ditetapkan. Sementara ramen atau mie instan buatan negara lain biasanya hanya memakai kandungan MSG dalam jumlah minimal yang ditetapkan. Itu sebabnya mie instan buatan Indonesia jauh lebih nikmat dan gurih dibanding mie-mie lainnya.

Sayangnya, dibalik cita rasanya yang nikmat ada akibat yang juga akan ditimbulkannya. Konsumsi mie instan yang terlalu banyak atau berlebihan diyakin bisa menjadi penyebab kanker. Untuk itulah, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi mie maksimal dua kali dalam sebulan. Atau bila perlu mengkonsumsinya dengan bumbu buatan sendiri.

Baca Juga : Ini yang Terjadi di Dalam Perut Saat Konsumsi Mie Instan

5. Hindari mengkonsumsi makanan Fast Food atau cepat saji

Nggak ada yang lebih nikmat dari menikmati fried chicken panas dengan sebotol cola dingin. Pola makan inilah yang paling digemari anak-anak jaman sekarang. Tapi tahukah kamu kalau kandungan bumbunya yang banyak menggunakan MSG sebagai penambah cita rasanya justru bisa menimbulkan efek buruk bagi kesehatanmu dalam jangka waktu yang lama. 

Tentu saja selain menghindari makanan-makanan yang ber-MSG, kamu dan keluarga patut menerapkan pola makan yang sehat. Tambahkanlah buah-buahan, sayur-sayuran hijau dan juga makanan yang kaya protein dan lemak alami untuk santapan sepanjang hari. Dengan cara hidup ini, setidaknya kita bisa mengurangi kemungkinan penyakit-penyakit mematikan dalam tubuh kita. 

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Mikey Oei 20 November 2017 - 21:25:50

Kenapa dalam Mat 27 : 44 tertulis berbeda dengan L.. more..

0 Answer

Tammy Olivia 20 November 2017 - 19:25:33

Sharing testimony

0 Answer

Tammy Olivia 20 November 2017 - 19:25:32

Sharing testimony

0 Answer


Marusaha F S 18 November 2017 - 12:09:03
Minta bantu doa utk pekerjaan, dan agar hutang hut... more..

DEDEN SURYADI 16 November 2017 - 03:02:20
Sya minta dukungan doa untuk bisa memiliki rumah d... more..

Leticia 15 November 2017 - 11:34:48
Teman2 JC tolong doakan saya supaya dapat pekerjaa... more..

REANI 10 November 2017 - 16:22:17
saya minta dukungan doa dari teman teman untuk sao... more..

Banner Mitra Week  3


7334

advertise with us