Peka Mendeteksi Kebohongan si Iblis

Peka Mendeteksi Kebohongan si Iblis

Lori Official Writer
      3772

Yakobus 4: 7

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu69[/kitab]; [kitab]Ibran3[/kitab]; [kitab]Mikha6-7[/kitab]

Kita semua memiliki musuh spiritual. Bagi yang belum tahu atau tidak percaya tentang hal ini tentu tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi pekerjaan musuh dalam hidup mereka. Salah satu target yang kerap diserang si iblis adalah menghancurkan pernikahan karena Tuhanlah yang merancangkannya.

Si iblis datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan (Yohanes 10: 10). Dia adalah pembohong. Dia adalah bapa dari segala pendusta (Yohanes 8: 44). Dia akan berusaha menyeret Anda untuk mempercayai kebohongan yang dikarangnya sendiri. Dia juga menjadi pencuri sukacita, pembunuh cinta kasih dan pengrusak hubungan antara suami istri. Dia akan mencekoki Anda tentang pengalaman yang penuh curiga dan menyedihkan. Lalu membuat Anda mempercayai bahwa kebohongan itu benar dan kebenaran Allah adalah sebuah dusta.

Masalah dalam sebuah keluarga kerap dipakai si iblis sebagai pintu masuk untuk melemahkan dan menghancurkan pernikahan. Jika Anda adalah suami, istri atau anak dari sebuah keluarga yang tengah menghadapi masalah hubungan, segeralah menyadari bahwa si iblis sedang bekerja di dalamnya. Mintalah pertolongan kepada Tuhan agar memampukan Anda mendeteksi apakah hal tersebut memang berasal dari serangan musuh atau perbuatan Anda sendiri.

Mulailah mengambil langkah berani untuk menolak keduanya masuk dalam keluarga Anda. Ambil waktu berdoa dengan keluarga. Dalam hal ini mulailah mengisi hati, pikiran dan jiwa dengan firman Tuhan. Meminta dengan jelas tentang mana yang salah dan mana yang benar. Tetap berdoa sampai Tuhan mengungkapkan kebenarannya di hati Anda.

Lawanlah musuh dengan memilih hidup taat kepada kebenaran Tuhan dan juga dengan penyembahan yang benar kepada-Nya. Si iblis sangat benci dengan orang-orang yang melekat kepada Tuhan dan dia akan segera meninggalkan Anda karena dia tidak berdaya melawan kuasa Tuhan yang berdiam di dalam Anda. – Stormie Omartian

 

Satu-satunya senjata untuk melawan si musuh adalah dengan mengoperasikan kuasa Tuhan atas hidup kita

Ikuti Kami