Kunci Pintu yang Tepat

Kunci Pintu yang Tepat

Lori Official Writer
      3581

Yeremia 29: 10

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu66[/kitab]; [kitab]Marku16[/kitab]; [kitab]Hosea13-14[/kitab]

Saya baru menyadari bahwa kunci berperan penting membuka atau menutup sebuah pintu. Seperti saat saya harus memutuskan untuk pindah dari apartemen yang sudah saya tinggali selama tujuh tahun. Awalnya saya merasa ragu tetapi kemudian Tuhan berbicara kepada saya mengenai kunci yang saya butuhkan untuk mengunci atau membuka pintu yang telah Dia sediakan.

Ada tiga hal yang Tuhan ingin kita lakukan dengan kunci yang kita miliki. Pertama, setia berjalan dalam iman. Tetapi bukan hanya karena kita sudah melayani Tuhan dengan setia bukan berarti menghindarkan kita dari hal-hal buruk. Berjalan dalam iman berarti percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Kedua, melupakan masa lalu. Kadang kala kita hidup dalam kegagalan atau kesuksesan masa lalu kita (Filipi 3: 12-14). Kita harus melupakan hal-hal yang telah lalu dan bergerak maju.

Yang terakhir adalah menunggu Tuhan dengan iman yang teguh. Jangan biarkan kekecewaan dan perasaan putus asa menguasai kita. Kadang proses untuk tetap teguh dalam iman pasti akan terasa menakutkan. Kita hanya memerlukan mental yang kuat untuk tetap berdiri di atas firman Tuhan.

Kunci tepat yang juga bisa kita gunakan untuk membuka dan mengunci pintu adalah melakukan puasa, berdoa, mengampuni dan sebagainya. Dalam Yeremia 29: 11 dikatakan bahwa Allah mengetahui rencana yang Dia sediakan bagi kita. Dia merancangkan kesejahteraan bagi kita dan memberikan kita harapan dan masa depan yang baik. Pertanyaannya adalah apakah kita sudah memiliki kunci yang tepat itu? – Towera Nyirenda Loper

 

Satu-satunya kunci agar pintu berkat tercurah adalah dengan mempercayai Tuhan sepenuhnya

 

Ikuti Kami