Amsal 13:3
"Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan."
Dalam Roma 10:8-9, mengajarkan kepada kita bahwa kalau kita senantiasa mengucapkan firman iman maka kita akan menuai hal-hal yang indah dan positif.
Kalau pengakuan kita positif tentang Kristus
maka kita akan diselamatkan. Sebaliknya kalau kita tak bisa menahan mulut kita untuk memperkatakan hal-hal yang negatif kita akan mengalami kerugian besar.
Cobalah melihat Musa dalam menangani umat Israel yang saat itu suka mengeluh, mengomel, bersungut-sungut dan tidak mau taat kepada Tuhan, Musa pun segera bersikap dengan tegas (baca Ulangan 30:14-15).
Sangat wajib bagi kita untuk menjaga ucapan atau perkataan kita setiap hari! Belajarlah dari Daud yang sangat berhati-hati dengan ucapannya sehingga ia berdoa, "Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!" (Mazmur 141:3).
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”