Meruntuhkan Tembok
Kalangan Sendiri

Meruntuhkan Tembok

Lori Official Writer
      7089

Kisah Para Rasul 8: 5

Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ.

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu38[/kitab]; [kitab]ITimo2[/kitab]; [kitab]Yesay29-30[/kitab]

Apakah ada tembok yang menghambat dunia Anda? Apakah Anda merasa sedang berdiri di satu sisi yang lain? Dalam Yohanes 4: 9 disebutkan tentang adanya benteng pemisah antara orang Yahudi dan Samaria di sana.

Namun kehadiran Yesus mengubah aturan-aturan kuno tersebut. Dia benar-benar menerapkan aturan yang berbeda. Dia justru menghabiskan waktu berbincang dengan seorang wanita Samaria (baca Yohanes 4: 1-26). Dia menerobos aturan-aturan budaya tabu yang menempatkan sebagian orang terpinggirkan di luar tembok. Dia adalah pribadi yang hendak meruntuhkan tembok pemisah itu.

Itu sebabnya Yohanes mengirim Filipus ke Samaria (baca Kisah 8: 5-7; Kisah 8: 12). Pelayanan penginjilannya membawa kebangkitan besar di seluruh kota Samaria, baik laki-laki dan perempuan akhirnya menerima baptisan. Saat mendengar hal itu, Yohanes dan Petrus datang ke sana untuk menyaksikan kebenaran kabar tersebut. Lalu mereka menumpangkan tangan atas orang-orang Samaria itu dan mereka menerima Roh Kudus (Kisah 8: 15-17).

Pembaharuan yang terjadi di tengah-tengah orang Samaria semata-mata karena pemberitaan tentang Yesus. Yesus menjadi alasan mereka untuk menerima kehidupan yang baru yang berasal dari Allah. Baptisan dan pencurahan Roh Kudus ibarat sebuah kekuatan besar yang berhasil meruntuhkan tembok pemisah yang dibangun orang-orang Samaria yang hidup dalam budaya yang kental dan pengalaman masa lalu yang pahit.

Jadi, jika Anda merasa sedang berada di sisi luar tembok dan merasa tertolak, saat ini buang pikiran itu. Yesus sudah meruntuhkan tembok pemisah. Itu buktinya bahwa tak lagi ada pemisah yang membuat Anda merasa berada di luar tembok. – Max Lucado

Yesus adalah sosok yang berani meruntuhkan segala tembok-tembok pemisah di antara kita

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?