Apa Kata Sekum PGI terkait Polemik Pesan Pastoral terhadap LGBT?

Apa Kata Sekum PGI terkait Polemik Pesan Pastoral terhadap LGBT?

daniel.tanamal Official Writer
4214

Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Sekum PGI), Pendeta Gomar Gultom akhirnya angkat bicara soal polemik pesan pastoral PGI terhadap isu LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender). Dirinya mengajak umat agar tidak memulai sebuah percakapan atau diskusi dengan emosi, apalagi kebencian.
(Baca Juga: Beredar Pesan Pastoral PGI Mendukung LGBT, Benarkah?)

Menurutnya segala sesuatu yang didasari oleh emosi, apalagi kebencian, tentu tidak akan menyelesaikan sebuah masalah. Ditambahkannya juga bahwa diskusi di media sosial sangat rentan disalah mengerti. “Kebencian tidak akan pernah dapat menyelesaikan masalah. Jadi saya menghindari menjawab pertanyaan yang ada di medsos (media sosial) yang saya nilai sangat emosional, apalagi sudah mengarah kepada ad hominem (upaya untuk menyerang kebenaran suatu klaim dengan menunjuk sifat negatif orang yang mendukung klaim tersebut)," kata Gomar di kantornya, Graha Oikumene, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (23/06).
(Inilah Rilis Resmi Pernyataan Pastoral PGI tentang LGBT)

Terlepas dari keengganan dirinya untuk menjawab pertanyaan yang berkembang di media sosial, dirinya mengatakan MPH-PGI tidak menutup diri untuk berdiskusi mengenai permasalahan yang ada. Gomar juga menegaskan bahwa dalam pesan pastoral tersebut PGI tidak berbicara mengenai perilaku atau tindakan seksual, tetapi berbicara tentang orientasi seksual. Menurutnya, ada perbedaan pengertian antara tindakan seksual yang memang bisa didapat dari pengaruh sosial, dan orientasi seksual, dimana hasil penelitian mengatakan ada yang merupakan bawaan sejak lahir.
(Baca Juga: Gereja Diminta Siapkan Diri Layani Kaum LGBT)

"Gereja sebagai persekutuan yang inklusif,  harus dapat memberikan kesempatan bagi kaum LGBT untuk dapat bertumbuh sebagai manusia seutuhnya baik secara sosial maupun spiritual. Perilaku LGBT yang didapat karena pengaruh sosial bukanlah concern PGI. Tindakan seksual yang tidak benar kita kecam, bukan hanya homoseksual saja, heteroseksual juga kita kecam,” tambahnya.
(Baca Juga: Ini Surat Terbuka Mangapul Sagala Kepada Sekjen PGI Soal LGBT)

Sementara soal perkawinan sejenis, menurutnya tidak ada disebut bahwa PGI menyetujuinya. "Dikatakan di situ (pesan pastoral PGI) bahwa hal tersebut memerlukan diskusi yang panjang. Jadi tidak ada PGI menyetujui perkawinan sejenis. Ini perlu saya tegaskan, PGI tidak dalam posisi menyetujui perkawinan sejenis. Perkawinan adalah ranah-nya gereja secara liturgis,” kata Pdt. Gomar Gultom yang baru kembali dari Nusa Tenggara Timur usai mengikuti Konas Jaringan Kerja Peremouan PGI di wilayah tersebut.
(Baca Juga: Gereja Bethel Indonesia Tolak Pernikahan Sesama Jenis)

Terakhir dikatakan Pdt. Gomar Gultom bahwa pesan pastoral PGI itu, lebih kepada mengajak umat untuk tidak menghakimi dan membenci orang yang sejak lahir sudah menjadi LGBT.  “Tidak ada yang berhak menghakimi orang yang ketika lahir sudah menjadi LGBT, tetapi biarlah kemuliaan Tuhan terjadi melalui dan padanya. Kami menemukan kasus-kasus penolakan yang berimplikasi sangat buruk, bahkan sampai bunuh diri. Di sini pentingnya pengakuan dan penerimaan yang utuh serta pelayanan pastoral kepada mereka, tanpa diembel-embeli stigma keberdosaan” tutup Sekum PGI tersebut. (Baca Juga: Sinode GBI akan Protes ke PGI terkait Pesan Pastoral tentang LGBT)


Sumber : Reformata.com
Halaman :
1

Ikuti Kami