6 Fakta Penting Tentang Kenaikan Yesus ke Surga

6 Fakta Penting Tentang Kenaikan Yesus ke Surga

Lori Official Writer
22081

Bagi orang Kristen, peringatan Kenaikan Yesus ke surga hanyalah semacam kelanjutan dari peringatan kebangkitan-Nya di Hari Paskah. Paskah dianggap begitu penting karena menjadi inti dari kehadiran Allah ke dunia dan rela menanggung dosa-dosa manusia. Tetapi pekerjaan Yesus tidak berhenti hanya di situ saja.

Setelah Yesus bangkit, Dia lalu mengajar murid-murid tentang hal kerajaan Allah selama 40 hari (Kisah Para Rasul 1: 3) dan kemudian  Dia ‘terangkat’ ke surga (Kisah Para Rasul 1: 2, 11). Kuasa salib dan kubur kosong menjadi pusat penginjilan para pengikut Yesus sepanjang sejarah (baca 1 Korintus 15: 1-4).

Namun terlepas dari pentingnya karya penebusan Yesus di kayu salib, kenaikan Yesus juga sesungguhnya tidak kalah penting. Jika selama ini kita hanya menganggap kenaikan Yesus hanya sebagai bahan renungan saja, maka 6 hal ini akan menjelaskan bahwa kenaikan menjadi aspek yang begitu penting.

1. Yesus terus bekerja setelah kenaikan-Nya

Dalam Kisah Para Rasul 1: 1-2 dituliskan, “Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat.  Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.” Tulisan ini memberitahukan bahwa pekerjaan Yesus tidak berhenti hanya sampai kenaikan-Nya. Tetapi justru menjadi awal dari pelayanan-Nya sebagai Tuhan dan Juru Slamat. Dalam buku Lukas dituliskan tentang Yesus yang bekerja dari surge, melalui umat-Nya dan oleh pimpinan Roh Kudus sebagai penggenapan janji Allah.

2. Yesus mengirimkan Roh Kudus bagi umat-Nya

Setelah kebangkitan-Nya, Yesus mengatakan kepada para pengikutNya, “Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi (Lukas 24: 49)”. Tentang janji Allah akan penggenapan Roh Kudus bisa dilihat d Kisah Para Rasul 2: 33, 1: 8, 4:31; Yoel 2: 28; Yohanes 14: 16.

3. Kenaikan Yesus adalah penobatan surgawi bahwa Yesus adalah Raja

Kenaikan Yesus ke surge menjadi sebuah penobatan besar yang membuktikan bahwa Yesus adalah Raja sejati bagi dunia. Dalam pengakuan iman Rasuli dikatakan, “Ia naik ke surge dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa’. Yesus diangkat ke surga dan awan menutupi-Nya (Kisah 1: 9-11). Kenakan Yesus membuktikan nubuatan penting dari Daniel 7: 13-14.

Kerajaan Yesus tidak dapat dimusnahkan dan tidak akan berlalu! Menurut Wahyu 3: 21 Yesus menang dan duduk bersama Bapa di atas tahta-Nya, dimana Dia menerima pujian-pujian selama-lamanya (Wahyu 5: 6-13). Yesus akan memerintah di sebelah kanan Allah sampai semua musuh takluk di bawah kaki-Nya (Mazmur 110: 1; Kisah 2: 34-35; 1 Korintus 15: 25; Ibrani 1: 13). Dengan demikian, kerajaan Allah telah diresmikan melalui penobatan Yesus, yang kini duduk di atas Tahta Allah dan akan kembali untuk menggenapi kerajaan-Nya di bumi seperti di surga.

4. Kenaikan Yesus merupakan bukti bahwa Dia kembali kepada Bapa

Sebelum dan sesudah kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus mengatakan bahwa Dia diutus oleh Bapa-Nya dan harus kembali lagi kepada Bapa (Baca Yohanes 16: 28; Yohanes 13: 1-3). Sejaraha dunia belum pernah mencatat sebuah ‘kepulangan’ yang manis selain kepulangan Yesus kepada Bapa. Hal ini bisa dianalogikan seperti tentara perang yang terluka dan kembali kepada orang-orang yang dia kasihi setelah kemenangan atas perjuangannya di medan perang. Yesus sepenuhnya menyelesaikan misi-Nya dan memuliakan Bapa di bumi, dan saat kenaikan Yesus, Bapa memuliakan Anak di surge (Yohanes 17: 4-5). Kepulangan Yesus kepada Bapa juga mengingatkan kita bahwa kelak kita pun akan pulang kepada-Nya (Yohanes 14: 2-4).

5. Yesus menjadi pengantara dan Imam kita

Yesus menjadi pengantara antara Allah dan manusia. Kematian dan kebangkitan-Nya memberi kita pengampunan, pembenaran, dan rekonsiliasi dengan Allah (Roma 4: 25, 5: 1; 1 Korintus 5: 18-21).  Yesus yang ditinggikan di surga juga berperan sebagai Imam Besar dan juga hakim (Roma 8: 34; Ibrani 1: 3, 7: 25; 8:1; 1 Yohanes 2: 1). Kehadiran Yesus tidak lagi terbatas oleh ruang, Dia tidak lagi harus mengajar di Ethiopia dan melakukan karya penyembuhan di China. Sekarang, Dia bekerja di mana-mana dan dapat mendengar  dan menanggapi doa umat-Nya tanpa batas ruang dan waktu. Dia menghargai setiap perjuangan kita dan berjanji untuk melakukan apa saja yang kita minta dalam nama-Nya (Yohanes 14: 13-14); Ibrani 4: 15-16).

6. Kenaikan Yesus ke surga juga akan diikuti dengan kedatangan-Nya yang kedua kali sebagai Raja dan Hakim

Dalam Kisah Para Rasul 1: 11 dikatakan bahwa Yesus juga akan datang kembali ke bumi dengan cara yang sama seperti saat kenaikan-Nya. Pemerintahan surgawi Yesus suatu hari nanti juga akan digenapi di bumi (Wahyu 11: 15; 19: 10-16; 22:3). Inilah hal yang selalu kita minta dalam doa kita, “Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surge (Matius 6: 10). Pada saat kedatangan yesus yang kedua kalinya, Dia akan melakukan penghakiman, membenarkan orang yang tertindas dan menghakimi para musuh.

Apa arti kenaikan Yesus bagi kita?

Yesus telah menyelesaikan misi Ilahi, dan saat ini Dia memerintah dengan penuh otoritas dan menjadi pengantara dan Imam Agung. Jadi kenaikan Yesus ini memberi kita empat kunci penting yaitu:

1. Ingatlah bahwa Yesus saat ini memerintah sebagai Raja dan tetap aktif terhadap dunia dan hidup kita.

2. Hiduplah seperti kita hidup di dalam Dia; penuh keberanian, percaya diri, dan menjalankan misi sebagai hamba Allah yang ditinggikan di surga. Ketahuilah bahwa pekerjaan kita di dalam Yesus tidak akan pernah sia-sia (1 Korintus 15: 58).

3. Yesus tidak acuh terhadap perjuangan kita. Dia telah mengalami penderitaan besar dan Dia tetaplah pribadi penyayang, murah hati dan penasihat agung.

4. Percayalah bahwa Yesus yang terangkat ke surge akan kembali sebagai Raja dan Hakim. Dia akan menghapuskan ketidakadilan, penderitaan dan kematian dan mendirikan kerajaan-Nya di dalam kebenaran, dan kasih. Yang paling penting dari semua itu adalah bahwa kita akan bersama-sama dengan Raja kita sampai selama-lamanya.

Segenap keluarga besar Jawaban.com mengucapkan selamat memperingati ‘kenaikan Yesus Kristus’. Kiranya momen ini memberi kita semangat untuk terus maju dalam iman dan memuliakan Tuhan melalui hidup kita.

 

Sumber : Desiringgod.com/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami