Dari Dia, Oleh Dia dan Kepada Dia

Dari Dia, Oleh Dia dan Kepada Dia

Puji Astuti Official Writer
      21619

Roma 11:36

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]Mazmu128[/kitab] ; [kitab]Yohan5[/kitab] ; [kitab]Yerem32-33[/kitab]

Segala sesuatu ditujukan untuk kemuliaan Allah, itulah yang dinyatakan dalam Roma 11:36 di atas. Hanya dari Tuhan, oleh Tuhan dan kepada Tuhanlah kemuliaan. Hasil akhir dari hidup kita adalah untuk memuliakan Dia.

Paulus menyatakan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah. Itu artinya bahwa Tuhanlah sumber dan juga alasan segala sesuatu ada dalam kehidupan ini. Lalu ahirnya, segala sesuatu bagi Dia. Dia adalah tujuan akhirnya, karena segala sesuatu kembali kepadanya dan untuk memuliakan Dia selamanya.

Hal ini sangat penting untuk kita mengerti, karena jika tidak maka hidup kita akan keluar dari kehendak Allah. Saat kita salah memahami, maka tujuan hidup kita bukanlah Tuhan, sebaliknya tujuan kita adalah memuliakan diri sendiri, mencapai kesuksesan pribadi, menggenapi obsesi diri, yang pada akhirnya membuat kita tidak mengalami kepuasan, sebaliknya hanya merasakan kekosongan yang mendalam.

Satu-satunya pribadi yang bisa mengisi kekosongan dalam hidup kita hanyalah pribadi Tuhan yang kita panggil dalam nama Yesus Kristus. Dialah tujuan hidup kita, untuk Dialah kita ada dan hidup.

Jika kita menetapkan tujuan hidup hanya untuk mencapai visi dan ambisi pribadi kita, maka target itu terlalu rendah. Manusia tidak dirancang dan diciptakan untuk hal itu, kita dirancang untuk hidup menggenapi tujuan Ilahi, untuk memuliakan Dia. Itulah yang seharusnya menjadi tujuan seluruh mahluk, untuk menyatakan kemuliaan Allah dan untuk memuliakan Dia.

Apakah hidup kita dan apa yang kita lakukan sudah seperti yang Tuhan mau? Diri kita diciptakan oleh-Nya untuk menyatakan kemuliaan Tuhan dan untuk memuliakan Dia melalui segenap aspek hidup kita.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.



Ikuti Kami