Memilih Allah, Bermusuhan Dengan Iblis

Memilih Allah, Bermusuhan Dengan Iblis

Puji Astuti Official Writer
      3497

Roma 8:37

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]Mazmu124[/kitab] ; [kitab]IITaw36:11-21[/kitab]; [kitab]Yerem27[/kitab]

Setelah Daud mengalahkan Goliat, ia menjadi pahlawan dalam semalam bagi Israel. Pada kenyataannya, bahkan sebuah lagu ditulis tentang dia. Liriknya seperti ini: "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa." (1 Samuel 18: 7). Saul marah dengan keadaan tersebut. Dia sudah bisa memprediksi apa yang akan terjadi.

Sementara itu, Daud membangun sebuah persahabatan dengan anak Saul, Yonatan. Mengetahui apa yang akan terjadi, Yonatan meminta Daud untuk membuat komitmen bahwa jika dia meninggal, Daud akan memelihara anak-anaknya. Jadi Daud sepakat untuk melakukan hal tersebut.

Saat itu Saul menyadari bahwa  Daud adalah orang yang telah Allah pilih sebagai raja selanjutnya atas Israel, hal itu membuatnya berencana untuk membunuh Daud.

Hal serupa terjadi juga atas hidup kita sebagai orang percaya, saat  Anda membuat komitmen kepada Yesus Kristus, Anda menjadi musuh Iblis. Ya, banyak masalah akan hilang, terutama masa depan Anda di neraka tidak akan lagi Anda alami. Kekosongan dalam hidup Anda hilang, dan Anda memiliki Kristus yang hidup di dalam Anda. Anda memiliki ketenangan dan tujuan. Tetapi satu masalah pergi, datang lagi masalah baru. Perubahan hidup Anda akan membuat hati Anda menjadi medan peperangan.

Karena Daud adalah manusia pilihan  Allah, ia menjadi musuh Saul. Dan ketika Anda menjadi seorang pengikut Yesus Kristus, Anda adalah musuh Iblis. Saya suka kata-kata ini dari Roma 8: "Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?...Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. "(ayat 35, 37).

Apa pun yang Anda alami dalam hidup ini, Tuhan mengasihi Anda. Dan tidak ada apapun dalam hidup ini akan memisahkan hidup Anda dari kasih Allah.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Ikuti Kami