Jumlah anggota jemaat yang setiap tahunnya berkurang dan semakin menyusut membuat gereja paling bersejarah di Aurora, Lawrence County Missouri Amerika Serikat harus ditutup. Gereja bernama The Aurora First Christian Church itu sendiri telah berdiri selama 142 tahun.
“Kami punya kelas sekolah minggu yang besar dengan berbagai aktivitas. Kami begitu berkembang, kami merayakan beberapa hari penting dan juga persekutuan yang indah. Itu sangat membekas bagi saya. Karena kakek suami beserta keluarganya disitu, saya dan suamipun bergereja disana, termasuk juga anak-anak kami,” kenang Betty Burk, seorang jemaat yang telah turun temurun bergereja di rumah ibadah itu selama 67 tahun.
Namun seiring berjalannya waktu, banyak para anak-anak dan juga para keturunan yang kini hijrah ke kota besar untuk menuntut pendidikan dan mencari pekerjaan. Semakin banyak yang keluar membuat jumlah jemaat pun menyusut. “mereka pergi mencari perguruan tinggi. Ketika itulah mereka pindah,” tambah Burk.
Pendeta jemaat Charlie Bahn pun mengatakan yang serupa. Menurutnya banyak juga jemaat yang tertarik dengan jemaat lainnya di gereja lain. “Sangat sering mereka tertarik kepada jemaat baru. Kita tidak bisa terus bertahan hingga tersisa hanya satu helai jerami saja. Ini tentu menyedihkan,” katanya.
Karena itulah pada Minggu 9 Juni mendatang gereja ini akan melaksanakan ibadah terakhir sekaligus mengucapkan selamat tinggal kepada gereja yang telah mereka tempati selama bertahun-tahun. Gedung gereja itu sendiri akhirnya akan dijual dan jemaat yang tersisa akan menggunakan gedung serbaguna lainnya yang dapat digunakan.
Baca Juga Artikel Lain
Sumber : KY3.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”