Fakta Tak Terbantahkan Kematian dan Kebangkitan Kristus

Fakta Tak Terbantahkan Kematian dan Kebangkitan Kristus

Puji Astuti Official Writer
      3462

I Korintus 15:3

Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci.

Bacaan Alkitab Setahun:Mazmur 107; Lukas 19; Hakim-Hakim 1-2

Seorang kolumnis nasihat menerima surat yang bertanya tentang Kebangkitan: "Dear Uticus, pendeta kami mengatakan pada kami bahwa saat Paskah, Yesus hanya pingsan di kayu salib dan para murid mengobati-Nya kembali sehingga Ia sehat kembali. Apa pendapat Anda, kami bingung? Hormat kami.."

Inilah responnya: "Dear bingung, pukuli pendeta Anda 39 kali dengan tulang ekor binatang, lalu paku dia di kayu salib dan gantung dia selama tiga jam dibawah sinar matahari. Tusukkan tombak pada lambungnya, kemudian balsemlah dia dan taruhlah dia di sebuah makam genap selama 36 jam, dan lihatlah apa yang terjadi. Hormat saya, Uticus. "

Tak bisa dipungkiri lagi, orang-orang yang tidak mengenal Tuhan akan menawarkan konsep-konsep mereka sendiri tentang penyaliban dan kebangkitan Yesus dalam upaya untuk mendiskreditkan Alkitab dan pesannya. Di antara teori yang paling sering diajukan adalah "teori pingsan," mengusulkan bahwa Yesus sebenarnya tidak mati di kayu salib, tetapi masuk ke dalam koma, atau pingsan. Lebih lanjut mengusulkan bahwa Ia dihidupkan kembali dalam suasana sejuk di makam itu, entah bagaimana bisa keluar dari kain kafan yang membungkusnya erat, dan muncul kepada murid-murid-Nya.

Namun para penjaga Romawi adalah yang pertama melaporkan kematian Yesus. Mereka ahli pada pelaksanaan, dan mereka akan dihukum mati sendiri jika mereka memperbolehkan seorang pria yang dihukum lolos dari kematian. Para prajurit begitu yakin Yesus sudah mati, mereka tidak repot-repot untuk mematahkan kaki-Nya. Mereka menyodorkan tombak ke dalam tubuh-Nya dan keluarlah darah dan air (yang terjadi saat jantung berhenti berdetak), memberi mereka bukti terakhir yang dibutuhkan.

Kita bisa percaya atau menggantung keraguan kita pada beberapa teori tidak jelas. Namun kematian dan kebangkitan Yesus berarti bahwa suatu hari, kita semua akan berdiri di hadapan Allah dan mepertanggung jawabkan hidup kita. Jika kita percaya kepada-Nya, maka percayalah bahwa kekekalan bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan. Namun jika Anda meragukan penebusan-Nya, silahkan Anda menebak sendiri apa yang menanti Anda begitu Anda melewati sebuah jembatan yang bernama kematian. (Greg Laurie/Harvest.com)

Orang boleh berteori apapun tentang kematian dan kebangkitan Yesus, namun hal itu tidak bisa mengubah fakta bahwa Dialah Sang Mesias, penyelamat yang sudah dinantikan. Percayakan Anda pada-Nya?

 

 

Ikuti Kami