Sebuah hasil penelitian terbaru di Eropa menunjukkan bahwa orang-orang yang gemuk karena faktor genetik dapat menjadi kurus dan memiliki tubuh yang ideal. Para ilmuwan di Cambridge menemukan dalam riset mereka, perubahan gaya hidup dapat mengimbangi pengaruh gen penyebab kegemukan.
Sebelumnya, para peneliti ini terlebih dahulu melakukan pengamatan genetik terhadap 20.000 pria dan wanita usia 39-79 tahun. Beberapa di antaranya memiliki 12 penanda genetik yang terkait dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) dan risiko obesitas.
Pada saat dibandingkan dengan aktivitas sehari-hari, 12 penanda genetik itu ternyata tidak terlalu berpengaruh pada tingkat kegemukan. Kurang olahraga dan aktivitas fisik lainnya justru lebih menentukan risiko kegemukan.
"Temuan ini mematahkan mitos bahwa bagi sebagian orang, kegemukan itu tidak bisa dihindari," ujar Dr Ruth Loos dari Medical Research Council selaku pemimpin penelitian, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (2/9).
Dalam jurnal PLoS Medicine edisi terbaru, Dr Ruth juga menyatakan seseorang sebenarnya tak harus melakukan lari marathon untuk melawan risiko kegemukan. Berjalan-jalan atau sekedar berkebun bisa memberikan perbedaan yang nyata dibanding diam saja dan menyalahkan faktor genetik yang memang tidak bisa dihindari.
Sumber : Detik HealthIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”