Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login
Jatuh itu Anugerah Sumber :

23 March 2009

 9416
[Daily Devotional]

Jatuh itu Anugerah

Ulangan 32:11-12
Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 83; Roma 11; Ulangan 13-14

Rajawali adalah burung yang terkenal dengan ketangguhannya menghadapi badai, kekuatan sayapnya yang mampu terbang tinggi, dan ketajaman inderanya saat mengejar mangsanya. Semua kekuatan yang didambakan burung mana pun sepertinya dimiliki oleh burung rajawali. Namun kekuatan terbang burung rajawali tidak datang dengan sendirinya.

Rajawali selalu membangun sarang di pohon yang tertinggi di puncak bukit yang tinggi dan terjal. Ketika anak-anak rajawali lahir, induk rajawali menjaganya dengan segenap hidup mereka. Semua kebutuhan anak-anak bayi rajawali dipenuhi oleh induknya. Dengan kata lain, bayi rajawali kecil tahu beres akan hidupnya dan tidak dikuatirkan oleh apa pun juga.

Tapi ketika tiba saatnya bagi anak rajawali untuk belajar terbang, "tanpa perasaan' induknya akan menjungkirbalikkan sarang yang selama ini menjadi tempat berlindung yang nyaman baginya. Tidak tanggung-tanggung, rajawali kecil itu akan terjun bebas beribu-ribu meter menuju batu-batu tajam yang ada di bawahnya. Dalam kepanikannya, ia akan berusaha mengepak-kepakkan sayapnya. Dan di detik terakhir sebelum ia menghujam batu-batu tajam itu, induk rajawali dengan sigap menyambar anaknya, membawanya terbang tinggi ke angkasa, dan menjatuhkan anaknya kembali. Hal ini dilakukannya berulang-ulang sampai sayap anaknya menjadi cukup kuat dan akhirnya ia mampu terbang sendiri.

Pada awalnya mungkin saja anak-anak rajawali itu tidak mengerti maksud dari "kekejaman' induknya. Tapi ketika induknya melakukannya berulang-ulang, ia pun mengerti dan menikmati proses belajarnya sampai akhirnya ia bertumbuh menjadi rajawali yang perkasa, sama seperti induknya.

Demikian juga dengan hidup kita. Saat kita masih menjadi bayi-bayi rohani, seringkali kita mendapati segala kebutuhan dan keinginan kita terpenuhi dengan instan. Tapi ada saatnya ketika kegoncangan itu datang dan kita terjun bebas, sadarilah bahwa saat itu Allah sedang melatih Anda untuk terbang. Karena kerinduan Tuhan yang terbesar adalah melihat Anda menjadi kuat dan bertumbuh dalam pengenalan yang lebih dalam akan Dia. Tidakkah Anda sadari justru di saat kesesakanlah kita mengalami keperkasaan Allah kita secara nyata?

Jatuh itu anugerah. Nikmati dengan penuh ucapan syukur dan jadilah kuat.

Sumber : Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Share this article :
Enda Napitupulu 19 January 2020 - 12:18:53

Bolehkan kita bekerja di lembaga syariah?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:57:54

Hidup berjemaat yang baik itu seperti apa ?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:52:15

Pengertian berjemaat dalam sebuah gerejs

0 Answer


King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

sea_regardz 16 January 2020 - 10:12:26
Shalom bapak/ibu terkasih. Mohon sekali doa-doany... more..

Varris Sitio 7 January 2020 - 10:34:31
Syaloom, mungkin ini kedengaran seperti biasa namu... more..

Banner Mitra januari 3


7266

Banner Mitra januari 3