Menjadi Buruh Cuci Demi Bertahan Hidup

Suryani (8 tahun), gadis kecil ini tinggal bersama ibunya di sebuah kamar kosan kecil yang pengap dan gelap. Ibunya adalah seorang single parents yang berjuang memenuhi kebutuhan mereka berdua dengan berjualan minuman keliling di komplek makam Kristen Kembang Kuning, Surabaya.

Namun sejak pandemi Covid-19 ini, pengunjung yang datang ke makam semakin sepi, sehingga memaksanya untuk banting setir menjadi buruh cuci. Penghasilan yang ia dapatkan sebagai buruh cuci pun tidak menentu, hanya sekitar 20.000-25.000 rupiah sehari.

Perjuangan berat ibu dan anak ini untuk bertahan hidup sungguh mengharukan, terlebih melihat sosok Suryani yang dalam kepolosannya sebagai anak-anak. Untuk membantu meringankan beban keluarga Suryani ini, fasilitator CBN  memberikan paket sembako yang mereka sambut dengan rasa terima kasih.

Kisah Lainnya

Tidak Ada Pernikahan dan Syukuran, Diki Sulit Memenuhi Kebutuhan

Bapak Diki Fernanda biasanya berprofesi sebagai penabuh gendang musik Jawa dan penyadap getah pohon

Menjadi Buruh Cuci Demi Bertahan Hidup

Suryani (8 tahun), gadis kecil ini tinggal bersama ibunya di sebuah kamar kosan kecil yang pengap da

Pemberianmu Adalah Wujud Kasih Kristus

Suars Saroinsong tinggal di sebuah desa pesisir pantai di daerah Atep Oki, Minahasa. Rumah yang ia

Sulit Membawa Anak Berobat dan Memenuhi Kebutuhan

Bapak Nugroho memiliki tiga orang anak. Anak yang paling sulung adalah anak berkebutuhan khusus

Tidak Lagi Menarik Becak

Bapak Margono sehari-hari mendapatkan penghasilan untuk keluarganya dengan menjadi tukang becak di S

Tak Ada Pekerjaan Sejak Pandemi Covid-19

Sebagai asisten tukang batu, Bapak Lukas punya pekerjaan yang tidak tetap. Padahal ia harus menghidu

Nasib penjual jus, yang penghasilannya tercekik karena wabah corona.

Nasib Nanang si penjual jus, ia merana karena wabah corona sebab sulitnya mencari nafkah untuk kelua

Bagaikan Setetes Embun Bagi Kami

Usaha cuci dan setrika baju tutup karena wabah corona, kini keluarga Supriyanto tak ada lagi pemasuk