Sebuah Petualangan Iman Sumber : jawaban.com

11 January 2017

January 2017
MonTueWedThuFriSatSun
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
 1530
[Daily Devotional]

Sebuah Petualangan Iman

Matius 6: 33

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

 

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmu15; Matiu15; Kejad29-30

Aku selalu berhadapan dengan pilihan rumit ketika harus mengambil keputusan besar. Di satu sisi, aku paling nggak suka merasa tertekan saat akan mengambil keputusan yang mengubah hidup. Tapi, pada saat yang bersamaan aku juga menyukainya karena pada dasarnya aku suka petualangan. Dan sekali pilihanku sudah aku ambil, aku bisa berkelana untuk mencapainya.

Saat aku berumur 17 tahun, aku memilih perguruan tinggi luar negeri yang mahal. Tapi orangtuaku membujukku untuk memilih sekolah yang lebih murah dan dekat dengan rumah. Karena aku memang keras kepala, aku menolak menuruti mereka meskipun kenyataannya mereka tak sanggup membiayai sekolahku.

Pada akhirnya, aku mencoba meyakinkan orangtuaku bahwa Tuhan akan mengatur segalanya. Aku mempercayakan soal dana kepada Tuhan. Aku tak tahu pasti kenapa aku bisa seyakin itu, tapi aku percaya Dia sanggup dan orangtua ku hanya perlu mengimaninya.

Inilah petualangan iman yang pertama kali aku jalani. Aku memilih atah yang tampaknya mustahil, karena memang aku sudah mengalami pekerjaan Tuhan dalam hidupku. Dan memilih kampus ini bukanlah hanya karena keinginanku sendiri, tapi untuk Tuhan.

Sebagai anggota kerajaan Allah, segala sesuatu yang kita lakukan harusnya kita lakukan untuk Tuhan. Hal ini sudah disampaikannya lewat Matius 6: 33, supaya kita lebih dulu mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Saat kita menyadari kalau kerajaan Allah itu berkaitan dengan kehidupan kita, Tuhan akhirnya akan memimpin kita dengan cara-Nya sendiri. Hati kita menjadi selaras dengan-Nya, dan keinginan kita mencerminkan kehendak-Nya (baca Amsal 15: 20).

Kita nggak akan pernah tahu akhir dari perjalanan kita, tapi Tuhan akan membawa kita sampai ke sana (Amsal 15: 21). Meskipun kita merasa arah perjalanan kita tampak nggak jelas, tapi saat kita membuat pilihan, kita akan semakin mencari Tuhan, berdoa dan mendedikasikan hidup kita sepenuhnya untuk Dia.

Saat kita terlebih dulu mencari Kerajaan-Nya, sesungguhnya Dia akan memenuhi apa yang kita perlukan. Dan aku mengalaminya saat aku memilih masuk kampus yang aku pilih dan lulus dengan cara yang nggak terbayangkan. Aku dan orangtuaku tak habis pikir dengan sumber biaya yang aku habiskan selama sekolah.

Perjuangan iman itu seakan impas. Karena iman itu didasarkan pada petualangan untuk mengejar Kerajaan Allah. Hal itu tak akan pernah gagal. Jadi, bermimpilah yang besar, karena tak ada impian yang terlalu besar bagi Tuhan. Kejarlah impian itu dengan iman dan Dia akan memimpin untuk mencapainya.

 

Bermimpilah yang besar, karena tak ada impian yang terlalu besar bagi Tuhan

Sumber : Sarah Limardo/Cbn.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :

GUSTI WANDI BATO 21 February 2017 - 17:06:47
Syalom.. Mohon dukungan doanya saat ini saya sedan... more..

DuniaFlanel 19 February 2017 - 16:51:46
Sejak tgl 13 Januari, saya sudah mengikuti perseku... more..

Vonny 'Oshin' Kartawidjaya 17 February 2017 - 19:21:05
Mohon dukungan doanya untuk saya bisa mendapatkan ... more..

Bryan inzaghi 17 February 2017 - 00:19:03
saya berharap dapat melanjutkan sekolah sampai tun... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Kasihilah Sesamamu Seperti Dirimu Sendiri
Kasihilah Sesamamu Seperti Dirimu Sendiri
Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang terlalu kuat sehingga tidak membutuhkan orang lain. Seora...