Mengubah Kesedihan Menjadi Kekuatan

Career / 2 February 2013

Mengubah Kesedihan Menjadi Kekuatan
daniel.tanamal Official Writer
8192

Perempuan seringkali larut dalam kesedihan dan kekecewaan atau “cengeng” ketika gagal mencapai atau melakukan sesuatu. Atas keadaan ini seringkali mereka menyalahkan diri sendiri. Namun milikilah semangat luar biasa dibalik rasa kesedihan dan kekecewaan yang anda alami untuk dijadikan kekuatan mencapai tujuan.

Leadership Coach dan Motivator, Ainy Fauziyah mengatakan, perempuan perlu mendapati kekuatan dalam dirinya agar bisa menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya, bukan dengan bersikap "cengeng" dengan mengeluh, bergosip, sekadar “curhat” tanpa bergerak menemukan jalan keluar.
“Saat mulai cengeng, sedih, merasa lemah dan sebagainya, terima perasaan ini namun fokuslah pada tujuan. Sumber ketidakbahagiaan perempuan adalah karena aliran ‘kebatinan’ ini. Jadilah perempuan yang bisa menyelesaikan masalah bukan hanya curhat saja, tidak melakukan apa-apa,” ungkapnya.

Ainy menyarankan tiga hal untuk mengubah perasaan emosional menjadi kekuatan pendorong menuju sukses:

1. Bertanyalah pada diri sendiri secara adil. Bukan dengan bertanya mengapa masalah tersebut bisa terjadi dalam kehidupan Anda, namun motivasi diri dengan bertanya apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Apa sebenarnya masalah utamanya? Bagaimana menyelesaikannya? Langkah apa yang harus dilakukan?

2. Berkata positif dan bertindak. Sering-seringlah berkata positif pada diri sendiri namun imbangi dengan tindakan. Lakukan hal positif yang dapat membantu Anda mengatasi perasaan emosional dan kembali bangkit meraih apa yang ingin Anda wujudkan.

3. Fokus pada tujuan. Saat langkah mencapai tujuan terhambat berbagai masalah, fokuslah pada tujuan awal bukan pada masalahnya. Dengan begitu, meski sempat merasa sedih karena gagal di langkah awal, Anda akan kembali bangkit mencapai tujua.

 

Sumber : kompas female
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?