Valentine Sudah Menjadi Lalu, Inilah Pesan Valentine Yang Sesungguhnya!
Kalangan Sendiri

Valentine Sudah Menjadi Lalu, Inilah Pesan Valentine Yang Sesungguhnya!

Inta Official Writer
      2600

"Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik." 

Ibrani 10:24

Bacaan Alkitab dalam setahun: Mazmur 51; Kisah Para Rasul 23; Imamat 12-13 

Belum genap satu minggu kita merayakan hari Valentine yang dirayakan sebagai hari kasih sayang. Saat Valentine tiba, kita bisa melihat dekorasi merah dan pink yang menghiasi pusat perbelanjaan atau tempat umum lainnya.

Orang-orang berlomba untuk menunjukkan kasih sayangnya kepada pasangan atau orang-orang terkasihnya. Baik itu dengan cara memberikan bunga, coklat, atau hadiah yang selama ini sedang ditunggu-tunggu, dan lain sebagainya. Memang rasanya menyenangkan saat ada seseorang yang mengekspresikan kasih sayangnya kepada kita. 

Sebagai seorang nenek dan ibu, saya masih ingat betapa bahagianya saat cucu saya mengatakan "I love you, Nek" atau ucapan "I Love you, Mama" dari anak saya sebagai ritual yang dilakukannya sebelum dirinya terlelap. 

Setiap anak perempuan saya hendak keluar rumah, ia akan mengatakan "Dah, Ma. I love you," yang kemudian menjadi salah satu hadiah terbaik yang saya terima setiap harinya. Saya jadi tahu, dengan ucapan tersebut, saya menyadari kalau ada orang yang mengasihi saya. 

Tuhan pun mengatakan dalam Alkitab betapa Ia mengasihi kita sebagai anaknya. JanjiNya adalah tidak akan pernah meninggalkan kita, Ia menjawab saat  kita memanggil namaNya. Selamanya. Siang dan malam. Ia tidak akan sekalipun mengabaikan kita atau terlelap. Karenanya, kita juga harus memberitahu Tuhan seberapa besar kasih kita untukNya. Siang dan malam, selamanya, sama seperti yang Ia lakukan. 

Bunga akan layu, permen atau coklat akan habis saat kita memakannya. Balon yang warna warni akan meletus seiring berjalannya waktu, boneka akan rusak, namun kasih Tuhan kepada kita  kekal dan sebaliknya, kasih kita kepadaNya pun tidak boleh pudar.

Yesaya 54:10, " Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setiaKu tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damaiKu tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.”

Semoga kita bisa menemukan cara untuk mengungkapkan atau menunjukkan kasih kita baik sebelum maupun setelah hari Valentine. 

(1 Korintus 13) 

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.

Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Kasih itu harus selalu ada pada setiap kita bukan hanya hari Valentine, tetapi setiap waktu.

Copyright © Cathy Irvin 2008, digunakan dengan izin.

Ikuti Kami