Peka Dengan Momen Perkenanan Tuhan

Renungan Harian / 8 September 2026

Peka Dengan Momen Perkenanan Tuhan
Lori Official Writer
      147

2 Korintus 6:2

"Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.""

 

 

Dalam bahasa Yunani, ada dua kata yang digunakan untuk menyebut waktu. Yang pertama adalah kronos yaitu "waktu yang berjalan linear, terukur dalam detik, menit, dan jam, seperti yang terus berdetak di jam tangan kita setiap hari." Yang kedua adalah kairos, yaitu "momen yang penuh makna, saat yang tepat, kesempatan ilahi yang Tuhan sisipkan di tengah aliran waktu biasa."

Rasul Paulus lewat 2 Korintus 6: 2 menggunakan kata kairos ketika ia menuliskan bahwa "waktu ini adalah waktu perkenanan itu, hari ini adalah hari penyelamatan itu." Ia sedang menegaskan bahwa ada momen-momen tertentu yang Tuhan tandai secara khusus, bukan sekadar hari biasa yang berlalu begitu saja.

Persoalannya, kita seringkali begitu sibuk mengisi "kronos" sehingga tidak menyadari "kairos" yang sedang Tuhan tawarkan. Kita disiplin mengatur jadwal, memenuhi target, dan menyelesaikan berbagai tanggung jawab harian, namun di tengah semua itu, bisa jadi kita melewatkan momen ketika Tuhan sedang berbicara, memanggil, atau membuka pintu kesempatan yang tidak akan datang dua kali. 

Pengkhotbah 3:1 mengingatkan bahwa "untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya." Ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki waktu-Nya sendiri yang berbeda dari sekadar jadwal yang kita susun.

Kita bisa melihat contohnya dalam kehidupan orang Israel yang gagal mengenali waktu kunjungan Tuhan atas mereka, sebagaimana ditangisi Tuhan Yesus dalam Lukas 19:44, karena mereka tidak mengetahui saat mereka dilawat. Mereka sibuk dengan rutinitas keagamaan, namun kehilangan kairos yang paling penting: "kedatangan Mesias di tengah-tengah mereka." Seperti pesan serupa yang disampaikan Paulus di renungan kemarin agar "kita mempergunakan waktu ini dengan baik" (Efesus 5: 15-16) dan segera bangun dari tidur karena keselamatan sudah dekat (Roma 3: 11).

Saudara, mengisi waktu kita dengan mengerjakan tanggung jawab memang adalah hal yang baik. Tetapi kita juga perlu peka dengan agenda-Nya Tuhan untuk kita kerjakan. Sehingga kita tidak melewatkan waktu perkenanan Tuhan yang kapanpun bisa datang. Bisa jadi ada seseorang yang Tuhan ingin kita hampiri dan bagikan kasih-Nya, namun karena kita mengabaikan kesempatan itu satu jiwa tertunda merasakan kasih Tuhan. 

Mari, jangan biarkan kesibukan harian kita menumpulkan kepekaan rohani kita mendengar kehendak Tuhan yang sangat mendesak untuk kita kerjakan. 

 

Refleksi Pribadi:

1. Apakah ada momen Kairos atau kesempatan dari Tuhan yang sempat Anda abaikan karena terlalu fokus dengan berbagai kesibukan harian Anda?

2. Mari berhenti sejenak dan ambil waktu untuk mendownload isi hati Tuhan untuk kita kerjakan hari ini.

Tuhan Yesus Memberkati!

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?