Lalu, Bagaimana dengan Kurban Hari Ini?
Kalau kurban hewan sudah tidak berlaku, apakah kita tidak perlu berkurban lagi? Justru sebaliknya. Makna kurban tidak hilang, tetapi berubah. Roma 12:1 menjelaskan:
“Persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.”
Sekarang kurban bukan lagi sesuatu yang kita bawa, tetapi sesuatu yang kita jalani.
BACA JUGA: Ini Lho Persamaan Tradisi Persembahan ‘Kurban’ dalam Agama Yahudi, Kristen dan Islam
Apa Itu Kurban di Zaman Sekarang?
Dalam kehidupan sehari-hari, kurban rohani bisa berarti:
1. Menyerahkan Hidup kepada Tuhan. Bukan hanya dalam doa, tetapi dalam keputusan nyata.
2. Hidup dalam Ketaatan. Tetap melakukan yang benar meski tidak mudah.
3. Mengasihi dan Melayani Orang Lain. “Jangan lupa berbuat baik… sebab korban-korban seperti itulah yang berkenan kepada Allah.” (Ibrani 13:16)
4. Mengucap Syukur dalam Segala Hal. Hati yang bersyukur adalah bentuk ibadah yang nyata.
Dari Ritual ke Relasi
Inilah inti perubahan terbesar. Dulu fokus pada ritual, datang ke mezbah dan membawa sesuatu. Sekarang fokus pada relasi, datang dengan hati dan menyerahkan diri. Tuhan tidak lagi meminta hewan. Ia rindu hidupmu.
BACA JUGA: Apa yang Membedakan Makna Pengorbanan bagi Umat Yahudi, Kristen, dan Katolik?
Jadi, kenapa kurban hewan sudah tidak berlaku?
Bukan karena dibatalkan, tetapi karena sudah diselesaikan. Semua kurban di Perjanjian Lama menunjuk pada satu titik, Yesus Kristus di kayu salib. Dan hari ini, kamu tidak perlu lagi membawa apa pun untuk “mendekat” kepada Tuhan. Karena jalan itu sudah dibuka.
Sekarang pertanyaannya sederhana, setelah semua ini dilakukan untukmu, apakah kamu mau memberikan hidupmu kepada-Nya?
Sumber : Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”