Penularan Hantavirus, Virus dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru-paru dan Ginjal

News / 20 May 2026

Penularan Hantavirus, Virus dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru-paru dan Ginjal
Sumber: Sergiu Rusu's Images
Claudia Jessica Official Writer
529

Kasus hantavirus kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan RI melaporkan 23 kasus terdeteksi di Indonesia sejak 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 20 pasien dinyatakan sembuh, sementara 3 lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Hantavirus termasuk virus yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan serius pada organ vital, seperti paru-paru dan ginjal.

Apa Itu Hantavirus?

Secara sederhana, hantavirus adalah kelompok virus zoonosis, yaitu virus yang menular dari hewan ke manusia. Virus ini secara alami hidup pada hewan pengerat seperti tikus, mencit, dan curut

Yang perlu diwaspadai, hewan pembawa hantavirus biasanya tidak terlihat sakit. Karena itu, tikus yang tampak sehat sekalipun tetap bisa membawa virus dan menularkannya kepada manusia.

Virus ini sering ditemukan di lingkungan yang memiliki banyak tikus atau sanitasi kurang baik, seperti gudang tertutup, rumah kosong, bangunan lama, hingga area yang jarang dibersihkan.

 

BACA JUGA: 23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Dilaporkan 3 Kematian

Penularan Hantavirus Paling Sering Terjadi Lewat Udara

Banyak orang mengira penularan hantavirus hanya terjadi melalui gigitan tikus. Padahal, cara penularan yang paling umum justru berasal dari udara yang terkontaminasi.

Virus dapat menyebar ketika seseorang menghirup debu yang tercampur urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengandung hantavirus. Risiko ini meningkat saat membersihkan gudang lama atau ruangan tertutup tanpa menggunakan pelindung diri.

Selain melalui udara, hantavirus juga bisa menular ketika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Sementara itu, penularan melalui gigitan tikus sebenarnya tergolong lebih jarang terjadi.

Apakah Hantavirus Bisa Menular Antar Manusia?

Secara umum, hantavirus tidak mudah menular dari manusia ke manusia. Hingga saat ini, penularan antarmanusia hanya ditemukan pada jenis tertentu bernama Andes virus yang ditemukan di Amerika Selatan.

Jenis virus tersebut belum ditemukan di Indonesia. Karena itu, sebagian besar kasus hantavirus terjadi akibat kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi tikus pembawa virus.

 

BACA JUGA: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada! Fakta-fakta Hantavirus dan Cara Mencegahnya

 

Hantavirus Bisa Menyerang Paru-paru dan Ginjal

Hal yang membuat hantavirus berbahaya adalah kemampuannya menyerang organ vital dalam waktu cepat. Pada beberapa kasus, kondisi penderita bisa memburuk hanya dalam hitungan hari.

Infeksi hantavirus dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan pembuluh darah yang dikenal sebagai Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Selain itu, virus ini juga bisa memicu gangguan serius pada paru-paru dan jantung atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yang ditandai dengan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.

Kabar tentang hantavirus mengingatkan kita bahwa dunia yang kita tinggali tidak pernah benar-benar bebas dari risiko. Namun bagi orang percaya, kewaspadaan tidak lahir dari ketakutan, melainkan dari hikmat. Iman tidak meniadakan tanggung jawab untuk menjaga hidup, keluarga, dan lingkungan yang Tuhan percayakan.

Karena itu, marilah menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan kotoran tikus menjadi langkah penting untuk membantu mencegah penularan hantavirus sebagai bagian dari cara kita mengasihi sesama.

 

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?