Tema Hari Anak Sedunia 2025 Lengkap Maknanya, UNICEF Gelar Perayaan Global
Sumber: Canva Teams | Aflo Images from Aflo

News / 19 November 2025

Kalangan Sendiri

Tema Hari Anak Sedunia 2025 Lengkap Maknanya, UNICEF Gelar Perayaan Global

Claudia Jessica Official Writer
5038

Hari Anak Sedunia kembali diperingati pada 20 November 2025 di berbagai negara, termasuk Indonesia. Momen tahunan ini menjadi kesempatan bagi dunia untuk menegaskan kembali komitmen dalam melindungi, mendukung, dan memperjuangkan hak-hak anak.

Peringatan ini pertama kali ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1954 sebagai Universal Children’s Day untuk mengadvokasi kesejahteraan anak tanpa diskriminasi.

Makna di Balik Hari Anak Sedunia

Tanggal 20 November dipilih karena memiliki nilai historis penting. Pada hari yang sama di tahun 1959, PBB mengadopsi Deklarasi Hak-Hak Anak, dan pada 1989 kembali menetapkan Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child). Sejak 1990, kedua tonggak sejarah tersebut menjadi dasar momentum peringatan Hari Anak Sedunia setiap tahun.

 

BACA JUGA: Hari Anak Sedunia Jadi Momen PGI Bangkitkan Kepemimpinan Anak Lewat Kids Take Over 2025

 

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengingatkan bahwa Hari Anak Sedunia bukan hanya simbol perayaan, tetapi juga panggilan untuk bertindak. Ia menyoroti masa depan anak-anak yang menghadapi dunia yang kian terpecah, bergejolak, dan seringkali penuh kekerasan.

Melalui momen ini, PBB menekankan bahwa pemenuhan hak anak seperti perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan partisipasi adalah fondasi utama untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Tema Hari Anak Sedunia 2025 “My Day, My Rights”

Melansir UNICEF, tema Hari Anak Sedunia 2025 adalah “My Day, My Rights” atau “Hariku, Hakku.” Tema ini menekankan pentingnya mendengarkan perspektif anak serta memberi ruang bagi mereka untuk menyuarakan pendapat.

 

BACA JUGA: 7 Hal yang Perlu Diajarkan Orang Tua Kristen kepada Anak-Anak Sejak Dini

 

UNICEF menggarisbawahi bahwa anak perlu didengar bukan hanya sebagai penerima kebijakan, tetapi sebagai individu yang memiliki suara, pemikiran, dan kebutuhan yang harus dihormati. Hak mereka untuk dilindungi, untuk belajar, dan untuk didengarkan menjadi fokus utama peringatan tahun ini.

Perayaan UNICEF di Berbagai Negara

Untuk merayakan Hari Anak Sedunia 2025, UNICEF menggelar berbagai kid’s takeovers di banyak negara. Anak-anak diberi kesempatan mengambil alih peran-peran simbolis di media, bisnis, olahraga, politik, hingga hiburan.

Tujuannya adalah untuk menyoroti isu-isu yang penting bagi mereka serta memastikan suara anak-anak mendapat perhatian di ruang publik.

 

BACA JUGA: Merayakan Hari Anak Sedunia, Yuk Pahami Hak Anak Menurut Alkitab

 

Selain itu, gedung-gedung ikonik dan sekolah-sekolah di berbagai belahan dunia diterangi atau dihias dengan warna biru, warna yang merepresentasikan komitmen terhadap hak anak sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye global ini.

 

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami