Warisan Kekristenan yang Abadi
Seiring waktu, Jejak Kekristenan di Sulawesi Tengah semakin kokoh.
Gereja-gereja didirikan, sekolah-sekolah dibangun untuk mendidik guru-guru jemaat, dan pelayanan medis diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 1947, Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) berdiri sebagai gereja mandiri, melanjutkan warisan pelayanan yang dirintis oleh Kruyt dan rekan-rekannya.
Tak hanya itu, Jejak Kekristenan di Poso juga menjadi cerita tentang toleransi.
Meskipun pernah dilanda konflik, hubungan baik antara tokoh Kristen dan Islam, seperti Kruyt dan Baso Ali, menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan agama bisa melahirkan harmoni.
Hingga kini, Sejarah Kristen di Sulawesi Tengah menjadi inspirasi untuk terus hidup dalam kasih dan kedamaian.
Jejak Kekristenan di Sulawesi Tengah lebih lengkap bisa Anda saksikan melalui kanal Youtube Jawaban Channel atau video di bawah ini:
Sumber : Jawaban Channel
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”