Mengapa Orang Kristen Harus Hidup Bertekun dalam Doa dan Firman Tuhan? Matius 26: 41
Sumber: jawaban.com

Kata Alkitab / 2 August 2023

Kalangan Sendiri

Mengapa Orang Kristen Harus Hidup Bertekun dalam Doa dan Firman Tuhan? Matius 26: 41

Claudia Jessica Official Writer
1584

Matius 26:41 – “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Sebelum Tuhan Yesus berdoa di Taman Getsemani, Dia telah menasihati murid-muridNya untuk berjaga-jaga dan berdoa. Namun, Yesus justru mendapati murid-muridNya sedang tertidur. Yesus tahu bahwa murid-muridNya bersedia melakukan perkataannya, tetapi daging itu lemah. Dan Firman Tuhan dalam Matius 26:41 menunjukkan kepada kita cara untuk mengatasi kelemahan daging.

“Berjaga-jaga dan berdoalah”

“Berjaga-jaga” dan “berdoa” adalah dua hal yang harus dilakukan dalam waktu yang sama. Mengapa demikian? Alasannya adalah: agar kita tidak jatuh ke dalam pencobaan.

“Supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan”

 

Tidak ada seorangpun yang dapat lepas dari pencobaan, termasuk kita, orang-orang percaya. Perlu kita ketahui bahwa pencobaan itu nyata adanya dan setiap orang percaya pasti akan mengalaminya.

 

BACA JUGA: Kata Shalom atau Syalom Bukan Sekadar Sapaan Biasa, Ini Makna yang Sebenarnya

 

Karena Tuhan begitu mengasihi kita, Ia memperlengkapi kita dengan memberikan anugerahnya sehingga kita mampu menghadapi dan melewati setiap pencobaan yang menghampiri supaya kita tidak jatuh ke dalam pencobaan. Tuhan tidak ingin kita jatuh dan dikalahkan oleh pencobaan, terlebih lagi Dia tidak ingin kita meninggalkan-Nya.

“Roh memang penurut, tetapi daging lemah”

Si jahat memiliki keinginan yang besar untuk menjatuhkan kita. Mereka sangat siap siaga untuk menyerang manusia dengan berbagai cara. Kekuatan kita (manusia) tidak sebanding dengan kekuatan musuh. Ini tidak boleh diabaikan!

Inilah alasan kuat mengapa kita perlu berjaga-jaga dan berdoa, agar kita tidak jatuh ke dalam godaan musuh yang kuat seperti itu.

Efesus 6:12 – “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

1 Petrus 5:8 – “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”

Daging cenderung dimanjakan dengan kenyamanan sehingga ia menjadi lemah dan tidak cocok untuk menghadapi masalah.

Mari kita lihat betapa lemahnya daging dalam kehidupan nyata.

 

BACA JUGA: Makna Matius 5:16, Mengapa Yesus Ingin Orang Kristen Menjadi Terang dan Garam Dunia

 

Pernahkah tidak pergi beribadah ke gereja di hari minggu untuk melakukan aktivitas lain? Mungkin Anda mengisi hari minggu Anda dengan pergi jalan-jalan atau melakukan bisnis? Atau mungkin Anda pernah lebih memilih menonton tv atau tayangan kesukaan Anda daripada berdoa dan membaca Alkitab?

Meskipun kita menyadari apa yang kita lakukan ini menjauhkan diri dari Tuhan, tetapi kita tidak dapat menahan diri untuk tidak melakukannya dan kita menyerah pada keinginan daging kita. Inilah mengapa Yesus mengatakan bahwa daging itu lemah.

Jika Anda masih mengalami masalah seperti ini, marilah kita berjaga-jaga, bedoa, dan mengandalkan Tuhan. Dia sendiri yang akan membimbing kita untuk mengatasi kelemahan daging. Seperti yang Firman Tuhan katakan bahwa tujuan dari berdoa adalah agar orang datang ke hadapan Tuhan dan menerima apa yang akan Tuhan berikan kepada mereka.

Jika Anda sering berdoa, dan datang kepada Tuhan untuk bersekutu dengan-Nya, Anda akan memiliki hubungan yang baik dengan-Nya. Tuhan akan menggerakkan hati Anda dan Ia akan memberikan persediaan yang cukup untuk Anda.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami