Denominasi Gereja Baptis Terbesar Amerika Keluarkan Dua Gereja yang Angkat Pendeta Wanita
Sumber: nydailynews.com

News / 16 June 2023

Kalangan Sendiri

Denominasi Gereja Baptis Terbesar Amerika Keluarkan Dua Gereja yang Angkat Pendeta Wanita

Bella Tiurma Official Writer
1818

Hasil pemungutan suara terbesar di pertemuan tahunan denominasi Gereja Baptis terbesar di Amerika, Southern Baptist Convention (SBC), di New Orleans pada Rabu, 14 Juni 2023, menyepakati keputusan untuk mengeluarkan dua gereja yang telah mengangkat wanita sebagai pendeta gereja. Sebanyak 89% atau 9.437 orang yang memberikan suara, memilih mengeluarkan gereja dari denominasi dan hanya 11,4% pemilih yang menentang keputusan tersebut.

Adapun dua daftar gereja yang disepakati untuk dikeluarkan adalah Gereja Saddleback di California dan Gereja Baptis Fern Creek di Louisville, Kentucky. Kedua gereja ini dinilai tidak bekerja sama secara bersahabat dengan SBC. Karena dianggap menyimpang dari misi SBC sebagai denominasi yang beranggotakan 47.000 gereja Baptis, bahwa jabatan pendeta hanya boleh diberikan kepada kaum pria.

 

Baca Juga : Gereja Saddleback Mempertahankan Pendeta Wanita Sekalipun Dikeluarkan dari SBC

 

Menyikapi pengeluaran gerejanya dari denominasi SBC, Pendeta Linda Barnes Popham dari Gereja Baptis Fern Creek, menyampaikan bahwa keputusan tersebut menjadi hari yang paling menyedihkan bagi SBC. Karena mereka kehilangan wanita-wanita bertalenta dan begitu bersemangat di dalam memberitakan injil.

"Ini adalah hari yang menyedihkan bagi Baptis Selatan karena mereka kehilangan orang-orang yang berbakat dan bertalenta dan disebut wanita-wanita Tuhan, karena semangat kami memberitakan injil. Mengapa mereka mengeluarkan orang-orang seperti kami, itu tidak masuk akal," ungkap Pendeta Fern, seperti dilansir dari BBC.

 

Baca Juga : Ini Alasan Kenapa Rick Warren Mengubah Pandangannya Tentang Pengangkatan Wanita Sebagai Pendeta

 

Senada dengan itu, pendiri Gereja Saddleback, California  Pendeta Rick Warren, menyampaikan bahwa dia akan terus membela gerejanya. Bahkan setelah keputusan besar itu, secara besar-besaran dia telah melakukan kampanye melalui lusinan tweet, tulisan di website, video dan surat terbuka untuk mengecam keputusan SBC tersebut.

“Saya berbicara untuk jutaan wanita di Baptis Selatan. Saya percaya dengan karunia rohani mereka, karunia dan bakat kepemimpinan mereka, telah disia-siakan,” kata Pendeta Warren.

Meski diwarnai penolakan dan kecaman, SBC tetap mengeluarkan amandemen konstitusi baru yang berisi ketetapan bahwa gereja-gereja anggota SBC hanya bisa mengangkat laki-laki sebagai pendeta atau penatua sebagai syarat yang sesuai dengan yang tertulis dalam Alkitab.  

Sebagai informasi, hingga saat ini SBC sudah mengeluarkan lima gereja dari keanggotaannya karena telah mengangkat pendeta dari kalangan wanita.

Sumber : nytimes.com | npr.org | people.com
Halaman :
1

Ikuti Kami