Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Serangan Gereja di Kongo
Sumber: Jawaban.com

News / 18 January 2023

Kalangan Sendiri

Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Serangan Gereja di Kongo

Lori Official Writer
377

Sedikitnya 10 orang tewas dan puluhan lain luka-luka dalam serangan bom saat ibadah minggu di Gereja Protestan di Republik Demokratik Kongo (DRC) bagian timur. 

Juru bicara pasukan keamanan Kongo Anthony Mualushay, menyampaikan bahwa serangan bom yang menyasar gereja tersebut diduga kuat dilakukan oleh kelompok bersenjata Uganda (ADF) yang berafiliasi dengan ISIS.

Akibat tragedy ini, pemimpin tinggi Gereja Katolik Roma Paus Fansiskus pun angkat bicara. Ia menyayangkan tragedi ini terjadi di tengah rencana kunjungan yang jadwalkan pada 31 Januari 2023 mendatang. Ia mengungkapkan kesedihannya atas serangan tersebut melalui pesan yang dibagikan pada Selasa, 18 Januari 2023. 

“Melalui doa, Bapa Suci mempercayakan yang meninggal dan yang terluka ke dalam belas kasihan Tuhan. Dia memohon kepada Tuhan, Tuhan Kehidupan, agar yang menderita dapat menemukan penghiburan dan kepercayaan kepada Tuhan, memohon untuk mereka karunia perdamaian,” demikian disampaikan Juru Bicara Vatikan, Anthony Mualushay.

 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Sita Perhatian Dunia, Paus Fransiskus Doakan Korban Tewas

 

Paus juga secara pribadi menyampaikan bela sungkawa kepada Pendeta Andre Bokundoa-Bo-Likabe, presiden Gereja Kristus di Kongo, menyusul seruannya kepada pemerintah untuk menyelidiki pelaku serangan tersebut.

Uskup Katolik Kongo Melchisedec Sikuli Paluku juga menyerukan protes terhadap tindakan keji tersebut. Dia menekankan bahwa pihak berwenang memiliki kewajiban untuk melindungi warga negara serta harta benda mereka dan patut menegakkan prinsip kesucian hidup dan tempat ibadah yang tidak dapat diganggu gugat. “Siapapun yang membunuh bertentangan dengan rencana Tuhan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: 5 Kenangan Mendalam Tentang Sosok Paus Benediktus XVI Bagi Gereja Katolik

 

Seperti diketahui, kekerasan di Kongo terus meningkat selama beberapa tahun belakangan ini. Lebih dari 5.5 juta orang mengungsi karena serangan dari kelompok radikal tersebut. 

Mari berdoa supaya perlindungan dan penjagaan Tuhan ada atas gereja-gereja di berbagai belahan dunia. 

Sumber : Chatolicnews.com
Halaman :
1

Ikuti Kami