Ternyata Ini Arti Nubuatan Dari Bencana Alam di Kitab Yoel
Sumber: Jawaban.com

Fakta Alkitab / 16 January 2023

Kalangan Sendiri

Ternyata Ini Arti Nubuatan Dari Bencana Alam di Kitab Yoel

Lori Official Writer
586

Nabi Yoel adalah salah satu dari kedua belas nabi kecil. Nabi Yoel menulis Kitab yang dikenal dengan kitab Yoel, yang berisi 70 ayat yang dibagi dalam 3 pasal.

Nabi Yoel dalam urutan Alkitab ditempatkan sesudah Nabi Hosea, sebagai nabi kecil yang kedua. Menurut urutan dalam bahasa Indonesia, nama Yoel ditulis dengan umlaut e, yang bukan merupakan abjad bahasa Indonesia untuk membedakannya dengan ejaan lama “oe” yang dibaca “u”.

Nama Yoel hanya disebutkan dua kali dalam Alkitab, yakni dalam Yoel 1: 1 dan Kisah Para Rasul 2: 16. 

 

Latar Belakang Nabi Yoel 

Yoel adalah anak laki-laki Petuel (Yoel 1: 1). Identitas pribadinya hanya diketahui lewat kitabnya. Nama Yoel berarti “Tuhan adalah Allah”.

Sebuah tradisi menyatakan bahwa ia berasal dari Betom di suku Ruben. Dalam 1 Tawarik 24:16, seorang pria bernama Petahya disebutkan. Beberapa orang menghubungkannya dengan ayah Yoel, Petuel, mengklaim atas hal ini bahwa Yoel berasal dari keluarga imam, tetapi klaim ini Serta klaim lainnya tidak dapat dikonfirmasi.

Nabi Yoel diperkirakan hidup setelah kembalinya Israel dari pembuangan di Babel. Kehidupan religius kerajaan Yehuda di selatan Israel waktu itu cukup kuat dikuasai oleh para imam. 

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Nabi yang Nubuatkan Kelahiran Tuhan Yesus

 

Bait Allah sudah dibangun dan digunakan sebagai tempat ibadah. Negara dalam kondisi politik dan keagamaan yang baik. Bangsa Israel hidup dalam semangat beribadah yang tinggi, yang ditunjukkan dengan semangat untuk bertobat dan berdoa.

Akan tetapi kondisi tersebut menyebabkan Israel menjadi kelompok yang sangat terbatas. Hanya memikirkan kepentingan ke dalam dan kurang berperan dalam lingkungan yang lebih luas. Sebagaimana dengan asalnya maka lokasi pelayanan nabi Yoel terletak di kerajaan Selatan, yakni Yehuda dalam periode tahun 930 SM sampai 722 SM. Masa kehidupannya berada dalam masa pemerintahan Yoas. 

 

Isi Pelayanan Yoel 

Tema besar kitab yang Yoel tulis adalah: Hari Tuhan yang Besar dan Mengagumkan. Pemberitaan tentang Hari Tuhan oleh Nabi Yoel bukanlah baru pertama kalinya diberitakan. Sebelumnya sudah pernah diberitakan oleh nabi-nabi terdahulu seperti Nabi Amos.

Dalam kitabnya, Yoel menceritakan tentang bencana yang menimpa umat Israel dan ajakan nabi Yoel kepada para imam dan seluruh umat untuk bertobat. Bencana alam merupakan pendahuluan sebelum datangnya Hari Tuhan atau akhir zaman. Pewartaan Yoel berada di antara nubuatan dan apokaliptik. Ia mewartakan bahwa hari Tuhan sudah dekat atas dasar penglihatannya di dalam tulah belalang, yang menghancurkan segala tumbuh-tumbuhan, terutama yang ada di kebun-kebun. 

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Paku Yang Dipakai Untuk Menyalibkan Yesus Kristus

 

Hal ini menjadi tanda eskatologis mengenai kedatangan hari Tuhan. Ia menyerukan kepada bangsanya untuk mengadakan hari puasa. Ia mewartakan keselamatan yang partikularistis, yaitu keselamatan bagi Israel saja dan hukuman bagi bangsa lain. Yoel meyakinkan orang-orang bahwa melalui pertobatan, mereka akan kembali menerima berkat-berkat dari Allah (Yoel 2: 12-14).

 

Garis Besar Kitab Yoel

Kita Yoel bersifat apokaliptik atau menyingkapkan, yang merujuk pada “Hari Tuhan”. 

- Pasal 1 merujuk pada wabah belalang yang menghancurkan Yehuda. 

- Pasal 2 berbicara tentang belas kasihan Allah (Yoel 2: 13-14), yang akhirnya mengungkapkan campur tangan Allah untuk masa depan Yehuda.

- Pasal 3 mengisahkan hari penghakiman dan keselamatan anak-anak Allah.

Dikutip dalam karya-karya sastra seperti Komedi Ilahi Dante, “Lembah Yosafat” (Yoel 3: 2 dan 3: 12) adalah nama simbolis untuk tempat Penghakiman Terakhir. Yosafat berarti ‘Hakim Yahweh’ dan mungkin yang dimaksud adalah Lemah Kidron.

 

Penggenapan dalam Perjanjian Baru 

Beberapa ayat dalam kitab Yoel menjadi referensi tergenapinya nubuatan dalam Perjanjian Baru, diantaranya sebagai berikut:

1. Nubuat tentang kedatangan Roh Kudus (Yoel 2:28-32) 

Secara khusus dikutip Petrus dalam khotbahnya pada hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2: 16-21). Ajakan Petrus dalam Kisah Para Rasul 2: 21, 37-41, kepada banyak orang yang berkumpul pada hari raya Yahudi itu mengenai perlunya berseru kepada nama Tuhan dan menerima keselamatan telah diilhami sebagian oleh apa yang dikatakan Yoel (Yoel 2: 32; Yoel 3: 14).

2. Tanda-tanda apokaliptis di langit yang dinubuatkan Yoel akan terjadi pada akhir zaman (Yoel 2: 30-31)

Bukan saja dikutip oleh Petrus (Kisah Para Rasul 2: 19-20), tetapi juga diacu oleh Yesus (Matius 24: 29) dan Yohanes di Patmos (Wahyu 6: 12-14). 

3. Nubuat Yoel tentang penghakiman Allah atas bangsa-bangsa di Lembah Yosafat (Yoel 3: 12-14).

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Zebulon, Dimuliakan Dengan Kehadiran Sang Mesias (10/12)

 

Dikembangkan lebih jauh dalam kitab terakhir Wahyu 14:18-20; Wahyu 16: 12-16; Wahyu 19:19-21; Wahyu 20: 7-9.

Saksikan tayangan Fakta Alkitab tentang Nubuatan Bencana Alam oleh Nabi Yoel di Youtube Jawaban Channel atau klik video di bawah ini.

Sumber : Fakta Alkitab
Halaman :
1

Ikuti Kami