Dari Kondisi Hamil Tua Hingga Trauma, Begini Kisah Korban Penyintas Gempa Cianjur

News / 25 November 2022

Kalangan Sendiri

Dari Kondisi Hamil Tua Hingga Trauma, Begini Kisah Korban Penyintas Gempa Cianjur

Lori Official Writer
191

Gempa yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022 yang lalu, telah merenggut ratusan jiwa dan meluluhlantakkan rumah serta bangunan warga. Bencana ini bukan saja hanya menorehkan duka, tetapi juga membuat para korban mengalami trauma yang mendalam. 

Dari hasil liputan CBN Indonesia di lokasi kejadian, ditemukan berbagai kisah pilu yang dialami para penyintas. Satu diantaranya adalah ibu Nely, warga kampung Tegalega, Desa Limbangan Sari, Cianjur. Dia harus kehilangan rumah setelah ambruk dihantam gempa. Padahal, saat ini ibu Nely tengah hamil 9 bulan. Tanpa bekal apa-apa, ia dan kedua anaknya terpaksa harus mengungsi di salah satu posko pengungsian di Kampung Berenuk, Desa Limbangan Sari, Cianjur. 

 

Baca Juga: 

CBN-OBI Bergerak Cepat Membantu Korban Gempa Cianjur

#PrayforCianjur, Gempa 5.6 Magnitudo Sebabkan Kerusakan Parah dan Ratusan Korban Jiwa

 

Di sisi lain, bapak Ari harus mengalami luka di bagian kepala akibat kejatuhan reruntuhan rumah saat sedang menyelamatkan anaknya yang baru berumur 2 tahun keluar dari rumah. Sebagai seorang ayah, Ari bersyukur bisa menyelamatkan buah hatinya meski nyawa jadi taruhannya.

“Tiba-tiba, gempa gede. Saya cuman mengingat anak saya aja. Jadi langsung aja saya dobrak pintunya, terus saya ke kamar untungnya anak saya udah ada di pinggir. Saya rangkul aja, langsung keluar. Saya gak tau kalau ini (kepala) kena apa. Baru saya sadar,” jelas pak Ari.

Sementara, bapak Rahman, korban penyintas lainnya berhasil keluar rumah sesaat sebelum menyaksikan rumahnya ambruk.

“Langsung keluar. Cepat gitu. Baju apa adanya, keluar gitu aja. Jadi begitu cuman berapa meter langsung ambruk,” terangnya.

Para korban juga mengaku masih dihantui trauma mendalam pasca gempa berkekuatan 5.6 Magnitudo. Banyak diantaranya yang masih merasa trauma ketika mendengar suara getaran. 

Untuk meringankan beban para korban, CBN bekerja sama dengan Obor Berkat Indonesia (OBI) pun segera bergerak menyalurkan bantuan untuk kebutuhan para korban gempa Cianjur. Aksi tanggap bencana ini dimulai sehari setelah bencana gempa pada Selasa (22/11). Bantuan yang dibagikan diterima berupa alat tidur, sembako, alat kebersihan, obat-obatan hingga pemeriksaan medis.

Hingga saat ini, CBN Indonesia masih terus membantu para korban gempa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Untuk itu mari terus dukung kami dengan cara mengirimkan donasi Anda melalui rekening Yayasan Obor Berkat Indonesia di bawah ini.

Bank BCA 522 0309 292

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami