Belajar Dari Cara Rut dan Naomi Hadapi Tragedi yang Menimpa Keluarganya

Relationship / 24 November 2022

Kalangan Sendiri

Belajar Dari Cara Rut dan Naomi Hadapi Tragedi yang Menimpa Keluarganya

Lori Official Writer
872

Kisah ini dimulai dari kelaparan di tanah Israel di masa-masa pemerintahan para hakim (Rut 1: 1). Saat itu, orang-orang Israel hidup di luar kebenaran Tuhan dan hidup dalam penyembahan berhala. Situasi sosial saat itu semakin mengerikan karena perang saudara yang terus memanas. Kisah ini seperti keadaan yang dikisahkan di bagian kitab Hakim-hakim. 

Naomi merasakan jika saat itu berkat Tuhan seakan jauh (Rut 1: 13 & 1: 20-21). Situasi ini menyebabkan tatanan sosial-ekonomi masyarakat kacau balau dan kelaparan pun melanda negeri itu.

Kelaparan yang melanda Israel ditanggapi oleh Elimelekh, suami Naomi dengan rencana pindah ke Moab. Mereka berpikir jika Moab akan memberikan peluang yang lebih baik atas hidup mereka dan dua putra mereka. Alkitab memang tidak mencatat apakah Elimelekh dan Naomi mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di sana. Tetapi di sana dicatat bahwa kedua putra mereka menikah dengan perempuan Moab yaitu Rut dan Orpa.

Namun dalam kurun waktu 10 tahun, keluarga ini mengalami tragedi sosial-ekonomi. Elimelekh meninggal disusul oleh kedua putranya karena sakit (Rut 1: 3-5). Naomi dan dua menantu perempuannya akhirnya menjadi janda. Dalam hukum Moab, wanita tidak memiliki hak atas harta benda suami mereka. Saat itulah mereka tak lagi punya apa-apa. 

 

Baca Juga: 3 Karakter Ini Yang Membuat Rut Jadi Salah Satu Istri Teladan Dalam Alkitab

 

Kerasnya situasi yang dihadapi Naomi dan keluarganya diungkapkan dalam Rut 1: 20, “Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.”

Di masa itu, kaum janda dan yatim piatu merupakan sasaran empuk atas perilaku kekerasan dan eksploitasi ekonomi dan sosial. Banyak diantaranya yang memilih sebagai pelacur hanya untuk bertahan hidup. 

Di tanah Moab, Naomi bukan saja seorang janda. Tetapi dia juga adalah orang asing. Dia memang berpikir untuk kembali ke kampung halamannya di Betlehem. Tetapi dia merenungi nasib kedua menantunya itu. Sampai akhirnya dia meminta supaya Rut dan Orpa kembali ke rumahnya. Namun Rut bersikeras untuk mendampingi mertuanya itu kembali ke Betlehem.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami