Menyerahkan Tubuh sebagai Senjata Allah
Kalangan Sendiri

Menyerahkan Tubuh sebagai Senjata Allah

Naomi Irmadiana Contributor
      900

Bacaan Alkitab dari Roma 6:12-13

Roma 6:12

Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.

 

Bacaan setahun : Mazmur 125; Yohanes 2; Yeremia 28-29

Di era digital ini kita mengenal beragam senjata. Senjata militer, senjata digital, dan juga ada sebuah senjata yang kita kenal melalui Alkitab. Senjata itu berdampak besar dalam kehidupan manusia, yaitu senjata tubuh. Meskipun tubuh kita ini fana, tetapi ini merupakan senjata yang begitu dasyat, tergantung siapa yang memakainya.

Ayat ini memberikan penjelasan tentang bagaimana cara kerja tubuh manusia sehingga menghasilkan dosa. Tubuh kita adalah senjata penggerak. Senjata artinya tubuh ini menjadi alat untuk berperang.

Roma memberikan gambaran yang sangat jelas tentang tubuh, dimulai dengan manusia roh, hidup dalam kebenaran Injil dan sekarang tubuh kita menjadi senjata. Senjata disini mengindikasikan bahwa tubuh kita adalah alat perang yang digunakan untuk memenangkan pertempuran.

Tubuh anak Tuhan adalah milik Kristus, sehingga kita harus menyerahkan kepada-Nya agar bisa dipakai sebagai alat kebenaran. Jika kita tidak menyerahkan tubuh kita pada kebenaran (Allah) artinya kita memakainya sebagai senjata kelaliman. Ini tentu sangat mengerikan.

Kita harus aktif menyerahkan hidup dan diri kita pada kebenaran Allah. Inilah tugas dan tanggung jawab yang penting kita dimana setiap hari, jam, menit, dan detik kita harus menyerahkan diri kita pada kebenaran Allah secara aktif. Pertanyaannya, apakah selama ini kita sudah menyerahkan tubuh kita pada Allah?

Mari kita aktif menyerahkan tubuh kita pada kebenaran Kristus, sehingga dalam segala situasi apapun kita adalah senjata kebenaran Allah. Jangan sampai hidup kita dipakai sebagai senjata kelaliman si Iblis. Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami