Tak Perlu Takut karena Tuhan Sediakan Sorga
Kalangan Sendiri

Tak Perlu Takut karena Tuhan Sediakan Sorga

Dwi Agus Priono Contributor
      999

Yohanes 14:2

 “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 110; 1 Petrus 2; Yehezkiel 25, 29:1-16

Salah satu pergumulan terbesar umat manusia adalah pertanyaan tentang apa yang akan terjadi setelah kematian. Sebagian besar yakin bahwa masih ada kehidupan setelah kematian. Namun karena tidak ada seorang pun yang mengerti seperti apa nantinya, hal tersebut menimbulkan kegelisahan dan kekuatiran.

Firman Tuhan yang kita renungkan hari ini dalam Yohanes 14:1-4 adalah bagian dari perkataan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya setelah Tuhan menyampaikan bahwa Dia harus meninggalkan mereka, menderita dan mati, dan pergi ke sorga (Yohanes 13). Mendengar bahwa Yesus akan meninggalkan mereka, murid-murid menjadi gelisah, takut, dan cemas (Yohanes 14:1). Dalam kegelisahan itulah Tuhan Yesus memberikan pernyataan penting tentang rumah Bapa (sorga).

Kita tidak perlu gelisah tentang kehidupan setelah kematian. Tuhan berkata bahwa Dia menyediakan tempat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya (ayat 2). Justru kebangkitan-Nya dari kematian dan kenaikan-Nya ke sorga memberi jaminan bahwa maut sudah dikalahkan dan kehidupan baru tersedia bagi kita. “Segala kuasa di sorga dan di bumi telah diberikan kepada-Ku,” kata Tuhan Yesus dalam Matius 28:18.

Tuhanlah pemilik kehidupan. Dia yang memegang kendali atas dunia ini, Dia juga yang memegang kendali atas hidup kita. Kematian bukanlah akhir segalanya. Bukan juga perjalanan yang tak diketahui ujungnya. Kematian orang percaya adalah pintu untuk kebersamaan dengan Tuhan Yesus dalam kekekalan. Tuhan berjanji akan datang kembali dan membawa kita ke tempat-Nya sehingga kita bisa bersama-sama dengan Tuhan selamanya (ayat 3). Bukankah kebersamaan dengan Tuhan adalah hal yang sangat kita inginkan?

Jika kita memiliki keluarga yang sudah meninggal dan dia sudah percaya kepada Tuhan Yesus, maka kita dapat dengan yakin percaya juga bahwa keluarga kita itu saat ini menikmati sukacita sejati karena hidup bersama dengan Tuhan.

Jika kita saat ini sedang sakit, atau menderita, atau mengalami persoalan, tetaplah berharap kepada Tuhan. Dia yang pegang hidup kita. Bahkan jika mungkin kita merasa waktu kita di dunia tidak lama lagi, tetaplah bersukacita karena janji-Nya untuk sebuah rumah di sorga disediakan bagimu. Sambil terus berkarya bagi Tuhan di dunia ini, kita menantikan kehidupan kekal bersama Tuhan.

Datanglah Tuhan Yesus, Maranatha!

Ikuti Kami