Penguasaan Diri Terhadap Hati dan Perkataan
Kalangan Sendiri

Penguasaan Diri Terhadap Hati dan Perkataan

Yenny Budhihartono Contributor
      5500

Efesus 4:29

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 95; Lukas 16, Daniel 9-10

Firman Tuhan di atas adalah merupakan nasehat Paulus kepada jemaat di Efesus dengan judul "Manusia Baru."

Tujuan Paulus menulis surat kepada jemaat Efesus, didukung oleh keadaan masyarakat Efesus pada saat itu. Masyarakat Efesus pada saat itu masih melakukan penyembahan terhadap Dewa Yunani. Paulus menasehatkan kepada jemaat di Efesus yang waktu itu mengalami pertumbuhan sebagai jemaat mula mula yang luar biasa untuk:

1. Bisa memiliki penguasaan diri atas apa yang keluar dari mulut kita.

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun

2. Hendaknya mereka selalu memberkati dengan perkataan yang terucap dari mulut mereka

Tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu.

3. Bisa menjadi berkat dari perkataan kita

Supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Jika kita menghubungkan jemaat di Efesus dengan orang percaya pada masa kini, maka hasilnya tidak jauh berbeda. Kecenderungan manusia ketika menghadapi begitu banyak masalah membuat dirinya kehilangan pengendalian diri terutama pada hati dan lidah. Namun, sesungguhnya Tuhan sudah memampukan kita untuk bisa memiliki damai sejahtera dalam hidup kita dan mengendalikan serta menguasai diri kita, yaitu dengan hidup dipimpin oleh Roh Tuhan.

Galatia 5:16 (TB) “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”

Kita harus bisa memilih untuk hidup dipimpin oleh Roh bukan daging. Ketika kita memilih mendekat pada Tuhan, mendengar perkataan Tuhan, serta membiarkan perkataan Tuhan tumbuh subur dalam tanah hati, dan pikiran kita, maka kita akan hidup dipimpin oleh Roh dan bukan daging.

Matius 15:18 (TB) “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.”

Kalimat teguran yang diucapkan Tuhan Yesus harusnya menyadarkan kita bahwa jika hati kita bersih maka segala sesuatu yang baik pasti akan keluar dari perkataan kita. Oleh sebab itu, marilah kita menjadikan hati kita tetap bersih dan di isi dengan segala perkataan Tuhan agar kita bisa menjadi pelaku firman hidup sebagai "Manusia Baru" seperti yang Tuhan mau.

Tuhan Yesus memberkati!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?