“Yang Membuat Aku Down Ternyata Egoku Sendiri” – Theresa Machelwie

Youth / 11 September 2022

Kalangan Sendiri

“Yang Membuat Aku Down Ternyata Egoku Sendiri” – Theresa Machelwie

Claudia Jessica Official Writer
2818

Setiap orang tentu pernah mengalami titik terendah, atau mungkin sedang mengalaminya. Hal yang sama juga dirasakan oleh Theresa Machelwie, peserta Masterchef Season 9.

Theresa Machelwie atau yang akrab disapa Machel ini bercerita dalam Superyouth Podcast ketika mengalami titik terendah dalam hidupnya, ia bisa menangis hingga tiga kali bahkan lebih.

Machel menyebutkan popularitas rekannya melesat jauh dibandingkan dirinya saat sama-sama berjuang di ajang kompetisi Masterchef Season 9. Hal ini membuat dirinya merasa lebih kecil dibanding teman-temannya. Inilah awal dimana kebahagiaan Machel seolah terenggut. Bahkan Machel sendiri mengakui bahwa perbandingan bisa menjadi salah satu penyebab hilangnya sukacita.

“Ada perasaan kayak ngebanding-bandingin. I know comparison is a thief of happiness. Tapi sebagai manusia, kita pasti ada perasaan untuk ngebandingin. Terus kita merasa, kok dia bisa kayak gini ya, kok gue nggak (bisa) ya. Padahal gue udah berusaha maksimal,” ungkap Machel bersama Jemimah Idol.

 

BACA JUGA: Jemimah Idol Sebut Marion Jola Adalah Perpanjangan Tangan Tuhan, Ini Cerita Lengkapnya

 

Pikiran tersebut membuat Machel merasa gagal di bidang yang ia tekuni hingga merasa bahwa hal ini bukan jalan yang Tuhan sediakan untuknya. Berdoa dengan tekun seakan tidak bisa menjadi jawaban atau jalan keluar atas kegelisahan yang Machel rasakan.

“Itu titik terendah gue. Gue sehari bisa nangis tiga kali. Baru mandi, nangis. Bahkan lebih dari tiga kali,” kata Machel.

Suatu ketika, kejadian tak terduga terjadi ketika Machel secara acak menemani temannya untuk membeli sebuah barang. Setibanya di tempat tujuan, salah seorang tim marketing di tempat itu menjelaskan dan menawarkan barang yang dijualnya kepada Machel. Namun Machel tidak dapat mencerna perkataan sang marketing dengan baik karena tidak fokus dan entah bagaimana, sang marketing justru memberikan nasihat kepadanya.

“Pokoknya singkat cerita, orang ini adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk nasehatin gue. Dia nasihatin gue kayak gini, ‘Mungkin itu ego lo. Lo merasa lebih besar dari ini, yang membuat lo tuh merasa harusnya lo bisa lebih daripada temen lo yang lebih sukses,’” cerita Machel saat diberikan nasihat oleh sang marketing.

Tak hanya itu, sang marketing juga meminta Machel untuk terus berusaha dan tidak patah semangat.

“Kata dia, keep on going. Keep on trying. Karena sesuatu yang instan itu lebih susah untuk me-maintain-nya, dan lebih cepat redup bahkan mungkin. Mungkin sekarang lo lagi dikasih waktu sama Tuhan untuk membentuk karakter lo biar kedepannya lebih matang, katanya gitu,” ungkap Machel.

 

BACA JUGA: Ini Tips Anti Sakit Hati Ala Alicia Chanzia dan Vionita Sihombing

 

Di saat itulah Machel perlahan mulai bangkit dari keterpurukannya dan menang dari perasaan stres yang selama ini membelenggu dirinya.

Orang yang sama sekali tak terpikirkan, justru bisa dipakai Tuhan untuk menyelamatkan Machel dari keterpurukan. Luar biasa pekerjaan Tuhan!

Kita tidak pernah tahu kapan, dimana, dan melalui apa Tuhan akan bekerja dan menolong kita. Mintalah tuntunan Roh Kudus untuk lebih peka dengan maksud Tuhan. Jika saat ini Anda membutuhkan konseling, hubungilah Sahabat24 melalui WhatsApp di nomor 0822-1500-2424 atau klik: bit.ly/InginDidoakan

Tuhan bisa saja menggunakan Sahabat24 untuk menolong Anda. Selalu ada jawaban di dalam Tuhan! 

Saksikan kesaksian lengkap Theresa Machelwie selengkapnya di Superyouth Podcast berikut:

 

Sumber : jawaban.com | superyouth.id
Halaman :
1

Ikuti Kami