Perlukah Orang Kristen Konsultasi Ke Psikolog Karena Depresi?

Finance / 26 August 2022

Kalangan Sendiri

Perlukah Orang Kristen Konsultasi Ke Psikolog Karena Depresi?

Claudia Jessica Official Writer
771

Pekerjaan tidak selalu berjalan dengan lancar. Ada berbagai masalah yang kerap dihadapi oleh para pekerja, mulai dari perselisihan antar rekan kerja, perselisihan dengan pimpinan, target yang terlampau tinggi, dan masih banyak lagi.

Tak jarang orang-orang yang tidak kuat secara mental mengalami depresi. Depresi bisa membuat produktivitas pekerja jadi menurun dan berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental.

Pada beberapa kasus ekstrem, stres atau depresi yang disebabkan oleh pekerjaan bisa membuat seseorang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya hingga kehilangan motivasi bekerja.

Depresi atau stres seringkali dikaitkan dengan lemahnya iman seseorang. Lantas apakah benar orang yang beriman tidak akan mengalami depresi? Apakah orang Kristen tidak perlu ke psikolog jika mengalami depresi?

 

BACA JUGA: Depresi Jadi Model, Gea Amanda Alami Pemulihan Tuhan

 

Psikolog Yuli Gloria, coach Yungky Setiawan dan host Nely Hergendi dari jawaban marketplace mengupas perihal perlukah orang Kristen konsultasi ke psikolog karena depresi?

Yuli memaparkan banyak dari kliennya yang mengalami depresi akibat permasalahan di kantor. Kendati demikian, Yuli mengingatkan untuk melihat permasalahan dengan cara yang positif serta melakukan tes psikologi untuk mencari tahu area apa dari dalam diri kita yang bisa menjadi pemicu masalah.

Coach Yungky menimpali, apabila seseorang memutuskan untuk melakukan konseling, biasanya orang tersebut sudah memiliki niat untuk merubah dirinya.

“Kalau orang sudah mau datang konseling, itu artinya dia mau berubah” ungkap Coach Yungky.

“Dia mau tau ada apa dengan dirinya, kenapa (merasa demikian)” timpal Yuli.

 

BACA JUGA: Alami Quarter Life Crisis, Bagaimana Cara Menghadapinya?

 

Banyak orang mengira depresi disebabkan karena iman yang lemah. Maka dari itu, jika memiliki iman yang kuat, tidak seharusnya orang itu merasa depresi. Bahkan Alkitab mengatakan dengan membaca dan memahami firman Tuhan, orang bisa mengatasi kekosongan yang dirasakannya.

Menanggapi hal ini coach Yungky mengutip firman Tuhan dari Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Coach Yungky menafsirkan, “Jadi memang kembali lagi Firman Tuhan yang berbicara demikian. Ingat kan berapa kali Tuhan Yesus berbicara, ‘Kalau punya telinga, mendengarlah (Markus 4:9)’ Itu berkali-kali lho. Artinya Apa? Faith come from hearing. Hearing the word of God. Jadi, itu yang paling utama. Yuli juga bilang, harta yang pertama itu hubungan dengan Tuhan.”

Coach Yungky juga membagikan pengalamannya ketika mengalami perubahan saat bertobat, “Saya sendiri mengalami, dari tidak mengenal firman Tuhan, lalu saya bertobat, saya baca firman Tuhan, belajar melakukan, memang kita diisi terus. Nah, kalau ada hal-hal tertentu perlu konseling ke psikolog, itu harus dilakukan. Tapi, sebagian besar dari kekosongan yang kita alami ketika depresi itu bisa diisi oleh kebenaran Firman Tuhan.”

 

 

BACA JUGA: Cara Tuhan yang Dahsyat Memulihkan Saya Dari Depresi – Natalia Nenny

 

Maka dari itu, kita tidak perlu takut atau berkecil hati jika mengalami depresi dan membutuhkan pertolongan dari tenaga profesional. Dan yang terpenting dari itu semua, tetaplah andalkan Tuhan karena hanya Dia lah yang bisa mengisi kekosongan hati kita dan memulihkan jiwa kita.

Anda juga bisa menghubungi layanan konseling dan dukungan doa Sahabat24 yang siap membantu Anda 24 jam. Kami rindu mendoakan Anda, jangan ragu hubungi kami. WhatsApp 0822-1500-2424 atau  klik: bit.ly/InginDidoakan

 

Saksikan podcast Coach Yungky Setiawan bersama Psikolog Yuli Gloria, dan Nely Hergendi di bawah ini:

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami