Depresi Jadi Model, Gea Amanda Alami Pemulihan Tuhan

Youth / 16 August 2022

Kalangan Sendiri

Depresi Jadi Model, Gea Amanda Alami Pemulihan Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
529

Menurut Galatia Gea Amanda, modeling adalah pekerjaan yang diskriminatif. Hal ini dikarenakan seorang model dituntut memiliki fisik yang memenuhi standar kecantikan tertentu. Jika tidak memenuhi standar kecantikan, tak jarang seorang model mendapat kritik pedas yang bisa menyakiti hati.

Gea telah menggeluti dunia modeling sejak SD, namun ia mengaku tidak pernah sekalipun memenangkan kompetisi modeling.

“Aku tuh ikut lomba dari umur 15 tahun ga pernah menang. Sama sekali ga pernah menang. Bahkan sampai sekarang,” cerita Gea dalam superyouth podcast kepada Alvin Jo.

Ketika mengikuti survival show modeling yang tayang di salah satu stasiun TV, Gea mengaku ini adalah harapan terakhirnya untuk menjadi seorang model. Namun siapa sangka, ketika mengikuti kompetisi modeling, keadaan Gea justru menjadi hancur.

 

BACA JUGA: Down Gara-gara Cacian Haters, Samuel Cipta Mampu Bertahan Karena 1 Hal Ini

 

“Setelah mengikuti kompetisi itu, keadaanku hancur banget. Pemenangnya kan temanku, dia dapat mobil, dapat uang, sedangkan aku pulang dalam keadaan hatiku hancur banget, satu Indonesia tau aku dimarahi oleh orangtuaku. Di panggung sama, fisik aku dihina dalam salah satu tayangan TV ini,” cerita Gea kepada Alvin.

Natal 2021 menjadi malam yang paling tak terlupakan bagi Gea. Pada malam final itu, Gea diberitahu bahwa sang kakek yang sedang menjalani operasi ring jantung, justru mengalami koma dan menunggu kehadiran Gea di sisinya.

Cobaan demi cobaan yang Gea hadapi membuatnya bertanya-tanya, tentang apa maksud Tuhan membiarkannya menghadapi masalah yang begitu berat dalam hidupnya.

“Aku bertanya sama Tuhan, Aku udah diuji segitu panjangnya. Tapi ga dapet apa-apa, dipermalukan 1 Indonesia, bahkan keluargaku sampai ada masalah kayak gitu,” katanya.

Gea juga mengungkapkan kekecewaan yang ia alami melalui kejadian tersebut.

“Aku sempat kecewa (sama Tuhan). Bahkan sebenarnya tabungan aku kala itu sudah minus, aku ga punya uang sama sekali,” cerita Gea sambil meneteskan air matanya.

Selama ini Gea sering kali mendapatkan komentar bahwa karirnya di dunia modeling berkat keberuntungannya.

“Ternyata hidupku tidak semudah yang orang pikirkan. Karena selama ini orang punya julukan buat aku, ‘kamu hoki, kamu ga punya skill’” ungkap Gea.

 

BACA JUGA: Jatuh Sakit Saat Mau Perform, Brisia Jodie Berikan Kesaksian Mujizat Tuhan dalam Hidupnya

 

Akibat komentar negatif yang sering kali didapatkannya ini Gea mengalami depresi. Gea kehilangan identitasnya di dalam Tuhan, bahkan ia putus asa. Gea mengaku pernah memiliki keinginan untuk bunuh diri akibat depresi yang dideritanya.

“Akhirnya aku kena depresi, banyak job hilang dan cancel karena covid. Sempat mau bunuh diri karena sering dapat makian dari rekan kerja. Hidupku udah ga ada damai sejahtera. Selama 1 tahun aku merasa bener-bener hancur. Jarang pelayanan, jarang ke gereja,” tuturnya.

Pada saat Gea kembali ke gereja, orang-orang di gerejanya mendoakan Gea. Meski sempat merasa kebingungan, namun Gea justru kembali pada Tuhan saat itu.

“Pada saat aku kembali ke gereja, aku didoakan, aku bingung. Saat itu aku berlutut di hadapan Tuhan, aku nangis, aku bilang ‘Ampuni kalau aku sering sombong, aku suka lupa diri, aku sering lupa sama Tuhan,’” kata Gea.

“Disitu aku dikasih perumpamaan, iman seperti biji sesawi. Yang ditabur di ladang. Hari ini ada, besok bisa ilang,” lanjutnya.

Kepada tim superyouth, Gea mengaku ia telah kehilangan imannya selama satu tahun terakhir saat ia mengalami titik terendah dalam hidupnya.

 

BACA JUGA: Alami pergumulan yang sama, Maysha Juan dan Anggi Marito buka-bukaan di Podcast Superyouth

 

“Dalam 1 tahun itu aku dikasih lihat kalau imanku habis. Tapi puji Tuhan sekarang aku kembali terkenal bukan karena model tapi karena memberikan inovasi baru,” ungkap Gea.

Di akhir podcast superyouth, Gea memberikan pesan kepada setiap orang yang saat ini merasa kebingungan, merasa tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan dalam hidup ini, untuk menghubungi pusat konseling, Sahabat24 yang akan berdoa secara spesifik untuk permasalahan hidup yang Anda alami saat ini.

Sahabat24 dapat Anda hubungi melalui whatsapp di nomor 0822-1500-2424.

Kami percaya doa memiliki kuasa yang lebih besar dari apapun.

Tonton kesaksian Gea Amanda bersama Alvin Jo dalam Podcast Superyouth melalui video berikut:

 

Sumber : superyouth | jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami