Menabur Benih dan Menuai Kelimpahan, Belajar Dari 6 Tokoh Alkitab Ini Yuk…

Finance / 23 August 2022

Kalangan Sendiri

Menabur Benih dan Menuai Kelimpahan, Belajar Dari 6 Tokoh Alkitab Ini Yuk…

Lori Official Writer
654

Pernahkah Anda melihat gambar tumpukan uang kertas yang begitu banyak? Tentunya kita hanya bisa berharap punya uang sebanyak itu. Tapi bagaimana cara supaya harapan itu bisa menjadi kenyataan? Uang yang sebelumnya kita saksikan hanya dalam bentuk gambar, menjadi uang yang nyata ada di tangan kita?

Tentu saja kita perlu melangkah atau bertindak untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang kita mau. Kita perlu melakukan satu tindakan yang menghasilkan uang yang nyata. 

Seperti petani yang mengharapkan mendapatkan hasil jagung 10 ton, mereka perlu menanam benih dalam jumlah tertentu. Dengan menabur benih jagung, petani sedang merealisasikan harapan untuk memperoleh 10 ton jagung.

Meskipun tidak berbicara tentang uang, namun kita bisa belajar tentang mengambil langkah menabur benih dan memperoleh kelimpahan dari 6 tokoh Alkitab ini.

1. Elia yang mengakhiri masa kekeringan selama 3.5 tahun

“Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu. Sesudah itu ia berkata: "Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!" Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk kedua kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya, sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itupun penuh dengan air.” (1 Raja-raja 18: 33-35)

Dalam peristiwa ini, Nabi Elia sedang menghadapi masalah yang sangat genting. Dia harus berhadapan dengan nabi-nabi Baal karena dituduh telah menyebabkan kekeringan atas Israel.

Tetapi karena iman Elia, dia memilih untuk mempersembahkan sesuatu yang begitu berharga bagi Tuhan yaitu empat buyung air dimana saat itu air adalah sesuatu yang sangat berarti. Tuhan pun berkenan atas persembahan Elia dan segera menurunkan hujan (1 Raja-raja 18: 42-46).

 

Baca Juga: Kesaksian Henny Juaria, Kuasa Menabur di Tengah Masa Krisis

 

2. Janda Sarfat yang mempersembahkan semua roti dan minyaknya

Tuhan menyediakan mukjizat atas hidup seorang janda Sarfat yang ditemui oleh nabi Elia. Dengan ketaatan hatinya, janda miskin ini mempersembahkan sisa roti dan minyak miliknya untuk memberi makan Elia. 

Namun bukannya ia mati kelaparan karena tak lagi punya apa-apa. Dia malah memperoleh kelimpahan minyak dan roti. Tuhan memberkati janda Sarfat karena kerelaan hatinya untuk mau menabur lewat kekurangannya.

“Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi." Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.” (1 Raja-raja 17: 14-16) 

 

Baca Juga: Menabur Kebahagiaan dengan Membantu Orang yang Lemah

 

3. Raja Salomo yang memperoleh hikmat

Tuhan memberikan apa yang diinginkan oleh Raja Salomo yaitu hikmat? Bagaimana Raja Salomo bisa meyakinkan Tuhan untuk memberikan apa yang dia mau?

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami