Meski Sudah Dewasa, Anak Perlu Hormati Orang Tua Dengan 10 Cara Ini

Relationship / 18 July 2022

Kalangan Sendiri

Meski Sudah Dewasa, Anak Perlu Hormati Orang Tua Dengan 10 Cara Ini

Lori Official Writer
1172

Tumbuh dewasa, tinggal terpisah hingga sudah menikah, anak-anak biasanya mulai tidak lagi punya banyak waktu memperhatikan kondisi orang tua.

Sayangnya, kita lupa dengan perintah ke-5 dari 10 perintah Allah dimana setiap anak harus ‘menghormati ayah dan ibunya’.

Lalu bagaimana seharusnya anak-anak yang sudah tumbuh dewasa menghormati orang tua?

1. Tunjukkan rasa terima kasih

Ingatlah bahwa sampai berusia 18 tahun, kita masih jadi bagian dari tanggung jawab orang tua. Kita dilayani, diajarkan berbicara, berjalan sampai kita benar-benar mandiri.

Meski hal itu sudah menjadi tanggung jawab orang tua, namun sebagai anak kita patut berterima kasih. Karena tanpa mereka kita mungkin tak akan bisa seperti sekarang ini. Meski di sisi lain ada saja orang tua yang meninggalkan beragam rasa sakit dan kepahitan, kita sebagai anak perlu menyadari bahwa apapun yang kita alami tidak terlepas dari rencana Tuhan.

Jadi kita perlu bersyukur bahwa di tengah keluarga yang paling tidak menyenangkan sekalipun, Tuhan bisa memakainya untuk tujuan kebaikan. 

Jadi seburuk apapun orang tua kita, tetaplah menghormati mereka.

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8: 28)

 

Baca Juga: Sulitnya Ngurus Anak Setelah Beranjak Dewasa, Permudah Dengan 4 Langkah Ini Parents!

 

2. Sempatkan waktu buat ngobrol

Banyak ayat Alkitab yang bicara tentang pentingnya komunikasi dalam membangun hubungan. Tuhan mau kita punya hubungan yang mendalam dengan orang lain dan hal ini perlu kita mulai dengan kedua orang tua kita.

Tuhan memilih mereka ada di dalam hidup kita sebagai kesempatan bagi kita untuk membangun hubungan. Cara satu-satunya adalah dengan meluangkan waktu ngobrol. Mulailah dengan menghubungi mereka jika memang tinggal berjauhan. Atau jika sedang dekat, mulai ambil waktu duduk bersama, tanyakan bagaimana kondisi dan hari mereka. Tanyakan semua hal yang membuat mereka tertarik untuk bercerita. 

“Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.” (1 Timotius 5: 8)

 

3. Perlakukan orang tua dengan hormat

Menghormati orang tua artinya menempatkan nilai mereka jauh di atas dari nilai orang lain dalam hidup kita. Orang tua pantas menempati posisi sebagai orang yang berharga di dalam hidup kita.

Saat kita menunjukkan rasa jengkel dan melampiaskan kemarahan kita kepada orang tua, kita sedang tidak memperlakukan orang tua dengan benar. Saat kita menyimpan dendam, kepahitan dan kebencian terhadap orang tua kita, kita juga sedang menunjukkan hati yang keras. 

Kita harus tetap mengingat Efesus 6: 2, “Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini…”

 

4. Dengarkan nasihat orang tua

Saat berbicara dengan orang tua, kita juga perlu belajar untuk menjadi seorang pendengar. Mintalah saran mereka. Karena mereka akan merasa dihargai ketika anak-anaknya mau mendengar nasihat dari mereka. 

Tetapi hal ini kembali kepada latar belakang orang tua. Jika ternyata mereka bukan orang tua yang mau berbagi atau kurang mengayomi secara perilaku dan pemikiran, setidaknya tahan diri untuk tidak berargumen.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : womanofnoblecharacter.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami