Sulitnya Ngurus Anak Setelah Beranjak Dewasa, Permudah Dengan 4 Langkah Ini Parents!

Sulitnya Ngurus Anak Setelah Beranjak Dewasa, Permudah Dengan 4 Langkah Ini Parents!

Lori Official Writer
1131

Saat anak beranjak dewasa, orangtua memang sudah mulai melepas tanggung jawab atas hidup mereka. Kebebasan ini mulai dimiliki anak sejak mereka memasuki usia 18 tahun.

Tapi meski diberi kebebasan mutlak, bukan berarti orangtua gak lagi punya kewajiban untuk mengarahkan anak tumbuh ke arah yang lebih baik. Kenapa? Karena masa-masa pertumbuhan menuju kedewasaan inilah anak akan banyak terjerat dalam pergaulan yang gak baik seperti terlibat narkoba, mabuk-mabukan, judi, geng dan sebagainya.

Walaupun orangtua sudah punya batasan untuk mengatur sepenuhnya kehidupan anak-anak mereka yang sudah beranjak dewasa. Orangtua tetap punya hak untuk membantu anak tetap dalam jalurnya dengan 4 langkah ini.

1. Ajarkan tentang hukum sebab akibat

‘Saat kamu melakukan A maka kamu harus siap menerima konsekuensi B’. Ini adalah prinsip tabur tuai yang kita pelajari.

Orangtua bisa mengingatkan anak tentang hal ini untuk mencegah mereka terlibat dalam kebiasaan buruk seperti narkoba atau kecanduan alkohol.

2. Pilih mana ‘sakit karena disiplin’ atau ‘sakit dalam penyesalan’

Semua orang tahu ada rasa sakit yang akan kita lewati dalam proses kehidupan. Untuk tumbuh dewasa dan sukses pun butuh proses pendisiplinan yang keras.

Jadi, ingatkan anak apakah dia lebih memilih didisiplin atau mengikuti keinginan hati mereka sendiri yang kebanyakan berujung pada penyesalan.

3. Ajarkan anak tentang tanggung jawab

Dalam hal ini, orangtua harus bisa membiarkan anak menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa harus mengulurkan bantuan.

Hal ini penting supaya anak semakin dewasa dalam memilih yang terbaik dalam hidupnya.

4. Ajarkan anak belajar dari kegagalannya

Sebagai anak muda, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Dan banyak diantaranya yang kemudian belajar dari kesalahannya dan semakin terampil dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam hidupnya.

Begitulah dunia menempah setiap orang, termasuk anak-anak kita. Tanpa melewati kegagalan, anak tidak akan pernah bertumbuh jadi lebih baik.

Jadi, sebagai orangtua jangan terlalu memusingkan bagaimana kamu harus mendidik anak-anakmu dengan keras. Sebaliknya, tanamkanlah pola pikir yang baru tentang kehidupan atas dan jadilah pengarah yang bijak tanpa harus memaksa mereka mengikuti semua hal yang kamu mau.

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” (Amsal 22: 6)

Sumber : Cbn.com/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami