Ini 4 Tahap Emosi yang Umum Dialami Korban Pelecehan Seksual

Health / 13 July 2022

Ini 4 Tahap Emosi yang Umum Dialami Korban Pelecehan Seksual
Sumber: Eastern Eye
Lori Official Writer
69158

Sayangnya, tidak semua korban bisa meluapkan semua emosi yang dia alami di masa-masa berkabung ini. Sebagian mungkin menahannya dan membuat korban terus hidup dalam rasa bersalah dan kemarahan.

Karena itulah penting untuk meluapkan semua emosi tercurah melalui masa-masa berkabung. Karena itu penting untuk membantu korban mengeluarkan semua perasaan yang tertahan. Anda bisa membangun ruang dan waktu untuk membantu korban keluar dari situasi tersebut. 

 

4. Takut dan Cemas

Setelah mengatasi rasa bersalah, malu, menyalahkan diri sendiri, marah dan meluangkan waktu untuk berkabung atau berduka, banyak korban trauma pelecehan seksual kemudian akan mengalami perasaan hampa.

Perasaan hampa ini tentunya sangat tidak menyenangkan. Karena setelah kejadian menyakitkan yang dialami, korban harus terus menata hidupnya. 

 

Baca Juga: Pasangan Alami Pelecehan Seksual, Lakukan 8 Hal Ini Untuk Menolongnya Atasi Trauma

 

Di tahap ini, korban memang akan mulai merasakan kekosongan. Karena itulah penting untuk terus mendukung korban untuk mengisi kekosongan tersebut dengan berbagai hal, mulai dari membangun hubungan dengan orang lain, mengisi waktu dengan berbagai aktivitas maupun sesuatu yang bisa menyibukkan diri korban. Semakin lama korban tinggal di dalam kekosongan tersebut semakin besar kemungkinan bagi korban kembali mengalami depresi dan rasa terisolasi.

Dibutuhkan banyak upaya untuk membantu korban keluar dari kondisi ini, karena kecenderungannya mereka akan memiliki keraguan untuk keluar dari situasi menyakitkan mereka untuk mencoba sesuatu yang baru. Penghalang utamanya adalah ketakutan dan kecemasan korban akan banyak hal, mulai dari takut ditolak dan takut gagal.

Penting sekali untuk membantu korban trauma pelecehan seksual untuk menghadapi ketakutan mereka.

Jadi kehadiran dan dukungan orang-orang terdekat adalah hal yang sangat membantu korban untuk kembali bangkir dan melanjutkan hidup mereka. Dukungan itu bahkan tidak hanya bisa dilakukan melalui kehadiran secara fisik, tetapi juga menberikan dukungan secara emosional maupun spiritual kepada korban.

Yakinkan bahwa korban tetap diterima sebagai pribadi yang berharga dan layak mendapatkan kehidupan yang terbaik.

Sumber : Goodtherapy.org
Halaman :
12Tampilkan Semua

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?