Ingin Pernikahan Langgeng dan Bahagia, Ini Rahasia Alkitabiahnya!

Marriage / 10 March 2022

Ingin Pernikahan Langgeng dan Bahagia, Ini Rahasia Alkitabiahnya!
Sumber: unsplash
Contasia Christie Official Writer
4562

Kata siapa setelah menikah masalah dalam berpacaran bisa selesai. Justru itu adalah awal mula dari perjuangan yang lebih ‘mantap’ daripada yang saat ini kita jalani. Itu juga yang momin alami di awal-awal pernikahan. Dua tahun menikah, langsung dihantam pandemi Covid yang cukup panjang sampai sekarang. Kami pun sempat mengalami pergumulan dalam hal finansial sampai akhirnya belajar bertahan.

Apalagi setelah mendapatkan anak. Bulan-bulan awal semua dijalani penuh dengan emosi. Selain karena terlalu lelah beradaptasi dengan perubahan yang mendadak, kami juga belajar bisa saling bekerja sama untuk berbagi tugas rumah maupun pekerjaan. Dan… kini yang ada dalam pandangan momin, bagaimana cara mempertahankan rumah tangga kalau kehidupan yang sulit kembali melanda? Ternyata Tuhan telah mempersiapkannya bagi kita kiat-kiat agar pernikahan kita bisa langgeng lho! Semuanya ada di Alkitab.

 

1. Sepakat untuk menjaga keseimbangan emosi dalam setiap percakapan.

Yakobus 1:19, “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.”

Buatlah sebuah keputusan bersama pasangan agar bisa mengerti satu dengan lainnya. Misalnya tanda-tanda ibu marah itu seperti apa sih? Jelas sebenarnya memang pria tidak sesensitif itu untuk mengerti bahasa tubuh wanita. Jadi ya komunikasikan saja kalau sedang marah karena hal a,i,u,e,onya. Dan bapak coba lebih peka lagi dengan kondisi rumah. Tugas seorang pria sebenarnya tidak hanya bekerja diluar rumah kok, tapi membantu ibu dalam mengelola rumah tangga, terutama mendidik anak juga.

 

2. Cepat mengatur ulang dan memulainya lagi

Efesus 4:26-27, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.”

 

Baca Halaman Selanjutnya →

Halaman :
12Tampilkan Semua

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?