Fakta Alkitab: Kekuatan di Balik Senjata Umban yang Dipakai Daud Mengalahkan Goliat

Fakta Alkitab: Kekuatan di Balik Senjata Umban yang Dipakai Daud Mengalahkan Goliat

Lori Official Writer
24669

Seorang gembala cilik yang berhasil mengalahkan dan membunuh raksasa beringas menjadi salah satu kisah legendaris Alkitab yang sampai saat ini dikagumi oleh banyak orang. Ya, itu adalah kisah tentang si gembala Daud mengalahkan Goliat.


Dalam kisah ini, kita tahu bahwa Daud hanya memakai alat yang sangat sederhana yaitu batu kecil yang dilemparkan lewat sebuah umban.

 

Apa itu umban?

Umban atau Ketapel pada jaman dulu dibuat dari kulit atau juga dari anyaman wol, dengan sebuah kantung di tengahnya untuk meletakkan sebuah batu. Semakin panjang tali umbannya, semakin jauh pula jarak lemparnya.

“Jarak tembaknya bisa lebih jauh dari anak panah kisaran 175 meter. Ada beberapa catatan mengatakan demikian. Lalu kalau umban ini sendiri, karena dia dilontarkan, diputar-putarkan di atas kepala jadi ketika dilemparkan itu bisa cukup jauh, bisa sampai 375 meter,” terang Bambang Kristanto Sitompul, S.Si, Kabid Museum Lembaga Alkitab Indonesia.

 

Baca Juga: Fakta Alkitab : Makna dan Peran Penting Kasut Di Zaman Alkitab

 

Panjang dan berat Umban


Biasanya panjang umban ini sendiri bisa mencapai 3 kaki dan beratnya bisa berkisar 200-300 gram. Sementara biji batu yang dipakai biasanya sedikit lebih besar dari bola golf atau billiard. Batu-batu yang dipakai pun biasanya adalah batu bundar licin.

Berdasarkan catatan sejarah Palestina, bentuk dan ukuran batu umban berbeda-beda dari setiap periodenya. Batu umban berukuran besar biasanya digunakan di masa Yunani (akhir abad ke 4 SM). Batu umban berukuran sebesar bola golf semasa perang Romawi dan Yunani.  

 

Baca Juga: Fakta Alkitab : Buli-buli, Dari Yang Punya Seorang Janda Hingga Yang Menampung Air Mata

 

Cara memakai Umban

    

Umban ini biasanya dipakai dengan cara salah satu ujung talinya diikat di tangan atau pergelangan tangan. Ujung tali yang lain dipegang di tangan supaya bisa dilepaskan sewaktu umban diayunkan. Umban yang diisi batu lalu diputarkan di atas kepala dengan kecepatan tertentu dan salah satu talinya dilepaskan supaya batu terlempar ke titik sasaran.

 

Sejarah penggunaan Umban di Alkitab

Dahulu kala sebelum kehadiran Daud, Umban sendiri sudah dipakai sebagai salah satu senjata perang (baca 2 Tawarikh 26: 14; 2 Raja-raja 3: 25). Suku Benjamin malah memiliki 700 orang kidal yang mahir mengumban dengan cacatan bahwa tak sekalipun dari umban yang mereka lemparkan meleset dari sasaran (Hakim 20: 16; 1 Tawarikh 12: 2).

Dalam keterangan yang tercacat di Alkitab paraphrasa Targum disebutkan kalau di antara para pejuang Daud, orang Khereti dan Peleti adalah pengumban yang sangat terampil. Para pengumban ini menjadi salah satu pasukan tentara bangsa Yehuda yang paling penting di masa Raja Uzia (2 Tawarikh 26: 13-14). Selain itu, pasukan tempur Mesir, Asyur, Persia, Sisilia dan yang lainnya juga memakai pasukan pengumban dalam setiap peperangan yang mereka hadapi.

Biasanya pengumban akan ditempatkan di beberapa sisi, diantaranya:

- Sisi bagian belakang barisan para prajurit

- Sisi bagian belakang melewati kepala pasukan bertombak

- Sisi bagian luar tembok kota

 

Baca Juga: Fakta Alkitab: Mengenal Pohon Ara yang Dikutuk Yesus dalam Perjanjian Baru

 

Para pengumban akan diposisikan sebagai pasukan terdepan saat menyerang kota-kota bertembok karena batu yang mereka lontarkan dari luar tembok bisa menjatuhkan musuh di balik tembok kota (2 Raja 3: 25). Kemampuan tembak jarak yang jauhnya lah yang membuat umban jadi alat perang yang jauh lebih penting dibanding pasukan perang lainnya.

Menurut catatan seorang penulis Romawi, seorang prajurit yang mengenakan pakaian pelindung berlapis kulit lebih takut pada serangan umban daripada anak panah. Batu yang digunakan untuk umban ini sendiri diketahui bisa sampai menembus kulit seseorang.

 

Umban sebagai senjata para gembala

Selain sebagai senjata perang, umban juga banyak digunakan oleh para gembala. Daud adalah salah satu gembala yang memakai umban untuk melindungi kambing dombanya dari serangan binatang buas (baca 1 Samuel 17: 34-36). Tapi untuk mahir menggunakan umban ini, para gembala harus banyak berlatih.  

Untuk lebih tahu soal Umban, kamu juga bisa menyaksikan cuplikan pembahasannya di Fakta Alkitab: Umban Daud Saat Kalahkan Goliat di bawah ini.

 

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami